30 Kuliner Terbaik Makassar Mejeng di GO-FOOD Festifal

Editor : Aris Munandar
Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono hadir membuka acara GO-FOOD Festival di Lapangan Karebosi
Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono hadir membuka acara GO-FOOD Festival di Lapangan Karebosi

Online24, Makassar – Sebanyak 30 kuliner terbaik di Makassar mejeng di GO-FOOD Festival di Lapangan Karebosi. Festival kuliner ini bakal hadir sepanjang tahun. Mulai dari 21 April 2018 hingga 21 April 2019 mendatang.

Berbeda dari konsep food court pada umumnya, pada GO-FOOD Festival ini para pengusaha kuliner tidak perlu menyiapkan dana besar di muka untuk biaya sewa booth dan jasa pelayan.

“Kami juga akan menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan masak yang biasanya juga cukup mahal bagi para pebisnis mikro,” kata VP Operation and Business Development GO-FOOD Festival, Brata Santoso, dalam konfersensi ¬†pers yang digelar di lokasi Go-Food Festival, Sabtu (21/4/2018).

Strategic Regional Head Kalimantan & Sulawesi GO-JEK, Anandita Danaatmaja mengatakan, Makassar dipilih menjadi salah satu dari 100 titik digelarnya GO-FOOD Festival karena keragaman kulinernya yang kaya akan cita rasa.

Untuk UMKM kuliner Makassar sendiri kini telah mencapai 1.000 usaha yang aktif menjalankan usahanya. Melalui GO-FOOD Festival, UMKM kuliner diharapkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Salah satu yang merasakan aplikasi pesan layanan antar makanan milik Gojek ini adalah Ibu Koni. Pemilik warung Anugrah Bawakaraenng ini mengaku pendapatannya meningkat setelah bermitra dengan GO-FOOD.

“Temapt jualan saya kan kecil, cuman sampai di garasi. Dengan GO-FOOD, pembeli tidak mesti datang ke warung saya, mereka cukup memesan melalui aplikasi. Sejak bermitra dengan GO-FOOD, saya menjadi mitra terbaik di Makassar,” tuturnya.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono yang hadir membuka acara berharap, ke depan driver Gojek tak hanya sekedar beetugas mengantar saja.

“Tapi driver Gojek kita harapkan dapat bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban. Misal ada perampokan atau aksi kejahatan lainnya, driver yang punya kemampuan bela diri mungkin bisa mencegah atau paling tidak menghubungi polisi,” kata Soni dalam sambutannya.