Subair Sebut Mubes Hipermata di Hotel Clarion Ilegal

Reporter :
Editor : Andhika BD
Ilustrasi dualisme organisasi. foto: Kompas.com
Ilustrasi dualisme organisasi. foto: Kompas.com

Online24, Makassar –  Kubu Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (PB Hipermata) yang dinahkodai Subair angkat bicara terkait beredarnya pemberitaan tentang  Musyawarah Besar (Mubes) PB Hipermata di Hotel Clarion Makassar, Sabtu (28/4/2018).

Mereka menilai Mubes tersebut terindikasi ditunggangi elite politik dan dianggap telah mencederai konstitusi kelembagaan.

“Niat menyudahi dualisme sudah ada dari kami, mereka mengingkari semuanya. Sudahlah biar pelajar dan mahasiswa Takalar yang menilai, mana Hipermata sesungguhnya,” ungkap Ketua Komisariat Unismuh Makassar, Kawan Chonel.

Menurutnya, penyatuan sudah dibicarakan sebelumnya yang seharusnya masing-masing kubu menanggalkan ego sektoral dan roda organisasi dipimpin oleh orang yang profesional dan memiliki akuntabilitas dalam upaya menciptakan Hipermata yang utuh.

“Tapi komitmen itu pun lepas hari ini. Hal tersebut merupakan tamparan keras buat PB Hipermata versi Batek, kita lupa air dan minyak takkan menyatu. Biarkan saja mereka mubes, jangan diganggu. Dinamika harus tetap ada tapi jangan latah melihat kondisi, hari ini mereka mubes, besok kita juga harus mubes,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB Hipermata Subair mengatakan masih banyak yang harus dibenahi di struktur kelembagaannya yang lebih penting.

“Penyegaran pengurus PB, protect komisariat dan lain-lain yang dianggap urgensi lembaga. Sekiranya ada upaya mubes tersebut sebagai pemicu agar kita ikut gabung dan menggiring isu penyatuan itu untuk menerobos tembok politik,” papar Subair.

Rapat terbatas dilakukan PB Hipermata versi Subair di Aspura 1 Hipermata Jalan Baji Ateka Makassar dengan beberapa komisariat sejajaran menghasilkan beberapa Rekomendasi.

“Salah satunya setelah diketahui mereka mubes duluan maka kami sudah tidak berharap lagi untuk islah dan kami akan berjalan sendiri sesuai jalur roda organisasi yang telah di paparkan di AD/ART Hipermata. Kami tetap adakan mubes dan muskom kolektif,” kunci Subair.

[fbcomments]