Cakupan Perekaman e-KTP di Sulsel Capai 86 Persen

Editor : M N Ubay
Soni Sumarsono saat membuka Rapat Koordinasi Pemantapan Pilkada Serentak 2018 . Sumber foto ; Humas
Soni Sumarsono saat membuka Rapat Koordinasi Pemantapan Pilkada Serentak 2018 . Sumber foto ; Humas

Online24, Makassar – Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono membuka Rapat Koordinasi Pemantapan Pilkada Serentak 2018 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdukcapil) Sulsel, di Hotel Condotel Makassar, Jum’at (4/5/2018). Adapun tema dari Rakor ini adalah “Tertib Administrasi Kependudukan Menuju Pilkada Serentak 2018.”

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama sebagai aparatur pemerintah untuk mengawal dan mensukseskan kegiatan tersebut. Salah satu bentuk dukungan kita yang merupakan tugas dan fungsi penyelenggara Urusan Pemerintahan Bidang Administrasi Kependudukan Dan Pencatatan Sipil adalah menyiapkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang akurat dan mutakhir,” kata Sumarsono.

Ini sebagai bahan penyusunan daftar pemilih untuk pemilihan yang telah diserahkan ke KPU RI melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada tanggal 28 Nopember 2017. Sejak diterimanya DP4, KPU telah melakukan proses pemutakhiran data pemilih kemudian menjadi Daftar Pemilih Sementara, dan terakhir pada tanggal 21 April lalu KPUD Provinsi Sulawesi Selatan telah menyelesaikan pleno penetapan DPT bagi 20 Kabupaten dan tiga Kota.

Menyusul pada tanggal 28 April pleno untuk DPT khusus Kota Makassar. Diketahui, bahwa dari hasil pleno DPT tersebut ditetapkan sebanyak 6.022.987.

“Untuk perspektif politik sangat penting karena menjadi poros. Karena seluruh Pilkada, Pilpres dan Pileg itu adalah dasarnya DPT yang diambil dari DP4, kalau tidak menyadari kepentingan ini bahaya nasional bisa terjadi,” sebutnya.

Provinsi Sulawesi Selatan memiliki Cakupan Perekaman e-KTP sebesar 86,03 persen. Adapun peringkat tiga teratas antara lain Kabupaten Sinjai (99,4 persen), Kabupaten Sidrap (99,33 persen) dan Kabupaten Soppeng (99,10 persen). Sedangkan peringkat tiga terakhir antara lain Kabupaten Jeneponto (74,84 persen), Kota Makassar (75,97 persen), dan Kab. Enrekang (72,86 persen).

Sumarsono mengharapkan, agar Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota senantiasa bekerja keras dan cerdas melakukan terobosan, termasuk berbagai inovasi. Ia juga meminta bagi kabupaten dan kota yang perekaman serta pencetakan kartu tanda penduduk elektronik untuk menjemput bola memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara, Kepala Disdukcapil – KB Sulsel, Sukarniaty Kondolele, menyebutkan, Disdukcapil – KB hadir untuk menyukseskan Pilkada Serentak dengan dua target, yaitu bidang administrasi kependudukan.

“Pertama, meningkatkan target perekaman dan cetak KTP eletronik dan kedua adalah pemenuhan akte catat sipil,” jelasnya.

Jika kedua hal tersebut terpenuhi, maka keakuratan data penduduk dapat lebih dimaksimalkan khususnya dalam melaksanakan Pilkada serentak.