Dituding Terlantarkan Pasien, Direktur RSUD Andi Djema; Kami Bekerja Atas Nilai Kemanusiaan

Editor : Andhika Bd
Direktur RSUD Andi Djema Masamba, dr Hariadi
Direktur RSUD Andi Djema Masamba, dr Hariadi

Online24, Masamba – Beberapa hari terakhir RSUD Andi Djemma Masamba jadi sorotan publik di media sosial, termasuk di media daring. Pasalnya, pihak RSUD dituding telah menelantarkan seorang pasien hingga meninggal dunia. Menanggapi pemberitaan tersebut Direktur RSUD Andi Djema, dr Hariadi, angkat bicara atas peristiwa tersebut.

“Pasien masuk UGD sekira pukul 14.00 wita, dan selanjutnya ditangani langsung oleh dr Jurana beserta perawat lainnya. Namun karena pasien mengalami luka berat yang mengakibatkan kesadarannya menurun, maka dari itu pasien diberi infus, oksigen dan obat melalui infus,” ungkap Hariadi saat dikonfirmasi, Selasa (8/5), di Masamba.

Hariadi menambahkan, pada pukul 16.00 wita, pasien masuk ICU guna mendapatkan rawat inap, dan hal ini sesuai rekomendasi dr Isma untuk melanjutkan pengobatan suportif.

“Untuk luka-luka yang ada pada tubuh korban dilakukan metode luka tutup tekan karena tidak ada perdarahan aktif.” ujar Hariadi menceritakan kronologis pelayanan waktu itu.

Masih kata Hariadi, hak dan kewajiban pasien telah dipenuhi pihak RSUD. Malah katanya, jika mau mengikuti SOP Akreditasi, maka pihak RSUD harus menyampaikan biaya, tetapi itu tidak dilakukan karena bukan itu yang menjadi penyebab seseorang tidak dilayani menurut kondisinya.

“Kami telah bersumpah atas nilai kemanusiaan, bukan nilai material, sehingga pelayanan dan keselamatan pasien harus menjadi prioritas,” kunci Hariadi.

Sekedar diketahui, sebelumnya seorang korban kecelakaan lalu lintas bernama Korban Rahul Sugandi (18) meninggal dunia di RSUD Andi Djema. Menurut keluarga Rahul tidak mendapat perawatan medis saat berada di RSUD Andi Djema.

[fbcomments]