Pasca skandal data, Facebook rombak direksinya

Editor : AS
CEO Facebook Mark Zuckerberg
CEO Facebook Mark Zuckerberg

Online24, Makassar : Induk perusahaan massenger WhatsApp dan Instagram yakni facebook merombak total jajara direksinya. Bukan hanya jajaran WA dan IG yang mengalami perombakan melainkan turut pula perusahaan induk mereka Facebook. Meski demikian pucuk pimpinan tetap pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Informasi pertama adanya perubahan jajaran direksi ini diperolah dari para karyawan perusahaan tersebut. Pihak facebook mengumumkan kepada ribuan karyawannya tentang perubahan jajaran direksi. Menurut facebook apa yang mereka lakukan ini untuk meningkatkan komunikasi yang efektif antara pihak Facebook, IG, WA dan privasi pengguna. Tidak menutup kemungkinan, perubahan ini juga merupakan reaksi dari Pilpres Amerika Serikat, manipulasi oleh pemerintahan Rusia, hingga skandal Cambridge Analytica.

Recode, Rabu 9 Mei 2018 membocorkan struktur perusahaan dibagi ke dalam tiga divisi utama, Family of Apps, Central Product Services, dan New Platforms + Infrastructure.
Divisi Family of Apps dipegang oleh CPO Chris Cox yang bertugas mengawasi Instagram (Kevin Systrom), WhatsApp (Chris Daniels), Messenger (Stan Chudnovsky), dan Facebook app (Will Cathcart). Kemudian, divisi Central Product Services diduduki oleh VP of Growth Javier Olivan yang memimpin Ads (Mark Rabkin), Analytics (Alex Schultz), Integrity, Growth, Product Management (Naomi Gleit).

Terdapat tim baru yang dibentuk oleh Facebook yakni blockchain. Zuckerberg pada awal tahun telah memberikan sinyal akan melakukan perombakan total terhadap facebook. Bos Facebook ini ingin mengambil lebih banyak tanggung jawab atas dampak perusahaannya kepada dunia. Ia berharap dalam menjalankan perannya itu akan menciptakan komunikasi yang lebih terbuka terhadap eksekutif tanpa mengganggu pergerakan perusahaan.