“Balas Dendam Saat Berbuka Puasa” Ini Resikonya

Editor : Muh. Idris

Online24,Makassar – Anda mungkin sering mendengar istilah “Balas Dendam Saat Berbuka Puasa” istilah itu ditujukan bagi orang-orang yang tak segan melahap semua jenis makanan apapun termasuk makanan berat yang ada di hadapan mereka.

Tentunya kebiasaan ini harus dihindari, karena sebenarnya perilaku semacam ini sangat tidak baik untuk kesehatan. Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. Jovita Amelia, M.Sc,SP.GK menilai sistem berbuka puasa dengan cara balas dendam dapat menyebabkan gangguan pencernaan, mual maupun begah.

Menurutnya, berbuka puasa yang baik dan benar harus diawali dengan minum air putih yang cukup. Sebaiknya juga hindari makanan yang terlalu manis secara berlebihan, pasalnya perut khususnya lambung tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama satu hari penuh.

Minum air putih dan memakan buah-buahan bisa menjadi rekomendasi yang tepat untuk berbuka puasa.

“Minum air putih dan memakan buah-buahan seperti kurma, jeruk, melon, apel dan lain-lain adalah cara yang tepat untuk berbuka puasa. Setelah berbuka puasa dengan makanan ringan, Anda bisa melanjutkan aktivitas dengan tarawih. Selesai tarawih adalah waktu yang tepat untuk menyantap makanan berat seperti nasi dan lauk pauk,” tutur Jovita.

Selain berbuka dengan cara balas dendam, hindari juga mengonsumsi minuman berkarbonasi atau kopi karena akan berdampak pada naiknya asam lambung. Dalam kondisi yang lebih parah, Anda bahkan bisa mengalami gangguan pencernaan.

Selain itu diminta untuk menghindari mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak ketika sahur. Karena kebanyakan orang menilai bahwa itu dilakukan supaya perut bisa kenyang lebih lama. Namun, ternyata cara ini sangat salah dan malah akan menimbulkan penyakit.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu