Mulai Gerah, CEO PSM Pertimbangkan Pecat Bruce Djite

Editor : Aris Munandar
Bruce Djite kembali mengalami cedera parah usai latihan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Kamis (8/3/2018) sore tadi.
Bruce Djite kembali mengalami cedera parah usai latihan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Kamis (8/3/2018) sore tadi.

Online24, Makassar – Masa depan penyerang PSM, Bruce Djite di ujung tanduk. Kontribusi minimnya terhadap tim membuat CEO PSM, Munafri Arifuddin mulai gerah dan mempertimbangkan opsi pemecatan.

“Saya akan lihat. Kita akan duduk bersama-sama untuk memperhatikan ini. Dia tidak memberikan dampak yang positif terhadap PSM dengan cedera dan sebagainya. Tentu ada hal yang harus diperhatikan dengan baik,” tegas Munafri, Jumat (11/5/2018).

Pemain berpaspor Australia itu didatangkan di awal musim dengan kontrak dua tahun. Ia diharapkan mampu mengangkat performa tim. Namun kehadiran Djite malah jauh dari ekspektasi akibat cedera yang menerpanya.

Hingga pekan ketujuh Liga 1 2018, mantan pemain Suwon FC ini baru tampil di dua laga dan belum mengoleksi satu gol maupun assist.

Djite memulai debutnya sebagai pemain pengganti selama 27 menit saat PSM mengimbangi Sriwijaya FC 0-0 pada pekan keenam. Sementara saat tim Juku Eja menang 3-1 atas Mitra Kukar pada pekan ketujuh, pemain berusia 30 tahun itu tampil 62 menit.

Terbaru, Djite kembali harus absen membela PSM menantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (13/5/2018), karena kondisi cedera di betisnya kembali kambuh.

Sebelumnya, arsitek PSM, Robert Rene Alberts juga tampaknya mulai berpikir untuk mencoret pemain rekomendasinya itu. Pelatih asal Belanda ini akan melakukan investigasi atas cedera kambuhan Djite.

“Djite out (melawan Arema FC). Dia sudah tujuh pertandingan tidak main. Jadi kita akan investigasi apa penyebabnya. Tanpa dia kita tentu kekurangan goal getter,” kata Robert.