Sindir Robert Alberts, Pelatih Arema: Kami Tidak Koprol di Lapangan

Editor : Aris Munandar

Online24, Malang – Aksi pelatih PSM, Robert Rene Alberts menjatuhkan diri ke lapangan saat memprotes keputusan wasit tampaknya membuat sedikit kesal pelatih Arema FC, Joko Susilo.

Seusai laga yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (13/5/2018), Joko memberikan sindiran kepada PSM. Ia membandingkan timnya yang tidak cengeng saat sowan ke Persebaya, pekan lalu.

“Hasil yang sangat mengecewakan. Mungkin saya kurang beruntung, banyak menguasai bola tapi kami harus kebobolan lebih dulu,” kata Joko mengawali komentarnya pada jumpa pers.

“Tapi kami bangga, pemain kami pemain jantang, bukan pemain konyol, sandiwara. Begitu banyak tekanan di Persebaya, kami tidak pernah tidur-tiduran, koprol di lapangan. Bahkan diperlakukan tidak mengenakkan di situ,” papar Joko.

“Dan saya bilang di situ, ini normal, saya bangga dengan pemain-pemain saya. Secara hasil, saya yang tidak beruntung, bukan Arema,” tambahnya.

Getuk sapaannya menilai, hasil minor yang kembali diraih disebabkan karena timnya kelelahan. Arema harus melakoni 3 laga dalam sepekan di Liga 1 maupun Piala Indonesia.

“Secara teknis, kecapean ini pasti berimbas. Saya harus menang dulu di PSBK Blitar. Dengan begitu mental bagus. Meski kondisi tim tidak bagus, kami sudah maksimal di laga tadi. Cuman kami kurang variasi di serangan,” katanya.

Terkait nasibnya, ia siap menerima apapun keputusan manajemen. “Saya hanya kurang beruntun. Saya akan terus menahkodai Arema sampai manajemen memutuskan nasib saya,” jelasnya.