Anak Yang Selamat Pada Pemboman Polrestabes Surabaya Sempat Teriak Minta Tolong

Editor : M N Ubay
AKBP Roni Faisal saat menyelamatkan anak terduga pelaku pemboman Polrestabes  Surabaya
AKBP Roni Faisal saat menyelamatkan anak terduga pelaku pemboman Polrestabes Surabaya

Online24, Surabaya – Pagi tadi Polrestabes Surabaya menjadi korban teror Bom. Bom meledak pada pukul 08.50 wib tepat di pintu masuk Polrestabes Surabaya. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat terduga pelaku bom bunuh diri menaiki dua sepeda motor. Diantara mereka juga terlihat ada anak perempuan berusia 8 tahun.

Ajaib, anak perempuan yang diduga anak dari pelaku bom bunuh diri tersebut selamat. Berselang bererapa waktu seteah ledakan bom tersebut, anak perempuan yang mengenakan kerudung tersebut terlihat berdiri dan berjalan sempoyongan menuju petugas polisi yang berada di halaman Polrestabes Surabaya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal, yang dengan sigap menyelamatkan anak tersebut, dalam sebuah wawancara menceritakan kronologis penyelamatan.

“Waktu kami mengevakuasi yang lain, tidak ada gerakan dari anak tersebut. Berselang agak lama, kami lihat dia bergerak, sempat terdengar teriakan minta tolong juga. Lalu kami yang disini memberi semangat dengan mengatakan ‘Bangun’,” ujar Roni.

Saat anak tersebt berdiri dan menjauh dari lokasi ledakan, Roni tanpa pikir panjang langsung menggendong bocah tersebut menjauh dari lokasi ledakan.

“Sebenarnya ada rasa takut dalam diri kami. Tapi itu semua kalah dengan naluri dan rasa kemanusian kami. Apalagi saya juga punya anak,” terangnya.

Roni megisahkan, saat ia mengangkat tubuh mungil anak tersebut, ia melihat banyak sekali darah di wajah dan di baju nya.

“Saya tidak dapat memastikan di mana tepatnya luka yang dialami anak tersebut. Namun saat saya bopong, saya lihat wajahnya penuh darah, bajunnya juga. Informasi yang kami terima, saat kondisinya sudah mulai membaik,”pungkasnya.