Jelang Ramadhan Ribuan Botol Miras dan Ribuan Liter Ballo di Musnahkan Polres Se-Luwu Raya

Reporter :
Editor : M N Ubay

Online24, Palopo – Menjelang bulan suci Ramadhan 1439 Hijiriah tahun 2018, jajaran Polres Se-Luwu memusnahkan ribuan botol miras berbagai merek dan miras lokal jenis Ballo. Miras tersebut merupakan dari hasil operasi kepolisian tahun 2018 di musnahkan.

Berdasarkan petunjuk Polda Sulawesi Selatan. Pemusnahan secara serentak di gelar di Mapolres Masing-masing , Senin (14/5/2018) pagi kemarin.

Operasi penertiban minuman keras (miras) gencar dilakukan jajaran Polres Palopo selama sebulan terakhir. Sebanyak 2.615 liter miras tradisional jenis ballo (tuak, red) berhasil disita dari berbagai titik. Miras tersebut dimusnahkan dengan cara dituang kedalam selokan, pemusnahan tersebut dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin.

Sementara itu Kepolisian Resort (Polres) Luwu memusnahkan   2.779 minuman keras (miras) berbagai merek dan sebanyak   3.460 liter miras lokal jenis Ballo

” Pemusnahan miras ini sebanyak 3.640 botol miras pabrikan berbagai merek, dan 2.779 liter miras tradisional jenis ballo,” kata Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso

Sementara itu , sejak 11 April hingga  1 Mei 2018, Polres Luwu Utara berhasil mengamankan sebanyak, 13 botol Topee Roja , 26 botol bir, 14 botol Draff Bear, 20 botol Anggur cap orang tua, 1.075 liter miras jenis ball dan kulit kayu bahan pembuat  ballo (tuak) sebanyak 1 karung.

Hal tersebut di ungkapkan kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS Samola,S.Ik, kepada wartawan seusai pemusnahan Miras dan miras tradisional jenis Ballo diMakopolres Luw Utara

“Penertiban miras ini akan terus kita lakukan setiap saat, termasuk selama bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah nanti. Sebab, miras merupakan salah satu pemicu atau biang kerok terjadinya tindak kriminalitas. Jadi mari kita sama-sama komitmen berantas miras dan sejenisnya,” pungkas Boy

Proses pemusnahan miras botol berbagai merek dengan cara  dilindas menggunakan alat berat jenis walas dan disaksikan perwakilan dari Kejaksaan Negeri, tokoh agama, organisasi masyarakat dan tokoh pemuda.