Polres Bantaeng Harap Pemda Bersinergi Menertibkan Miras Tradisional Jenis Ballo

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Bantaeng – Setelah lakukan pemusnahan miras hasil sitaan operasi periode April – Mei 2018, Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan meminta sinergitas Pemda Bantaeng dalam hal penanganan penyakit masyarakat.

Hal ini merupakan harapan agar masyarakat berhenti menjual miras, terutama olahan tradisional yakni miras jenis Ballo. Penertiban ini, menurut Adip, bukan hanya pihak kepolisian yang bergerak.

“Tapi ini juga merupakan peranan pemerintah, karena Ballo berasal dari pohon Aren atau Indru,” ujar Adip Rojikan, Selasa (15/5/2018).

Selain itu, Ia juga berharap agar setiap safari Jumat, ada fokus diskusi dengan tokoh agama terkait cara menekan, serta mengubah pola pikir masyarakat untuk berjual atau mengkonsumsi minuman tradisional ini.

“Kiranya Pemerintah Daerah bersama-sama untuk merubah minset masyarakat untuk berhenti menjual miras jenis Ballo,” harap Adip.

Sementara itu, pihak Pemda Bantaeng yang diwakili Sekda Bantaeng, Abdul Wahab menyampaikan bahwa pemerintah setempat akan melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi untuk mengadakan pelatihan, pemanfaatan pengolahan air nipa agar tidak dijadikan miras.

“Untuk mengawal penertiban Miras jenis Ballo saya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi agar mengadakan pelatihan terkait pengelolaan air Nira agar tidak dijadikan Miras,” akunya.

Sekedar diketahui, pada operasi periode bulan April – Mei 2018 itu, Polres Bantaeng telah menggelar pemusnahan barang bukti miras sebanyak 900 botol berbagai merk di Halaman belakang Mapolres Bantaeng, Senin (14/5/2018) kemarin.