Antisipasi Teror Dini, Pemprov Sulsel Galakkan Siskamling

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar – Menyikapi peristiwa serangan bom bunuh diri yang terjadi di sejumlah titik di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggalakkan kembali Sistem Keamanan Keliling (Siskamling).

“Pemerintah Sulawesi selatan akan membuat surat ederan kepada seluruh pemerintah daerah untuk membentuk atau mengaktifkan kembali Siskamling. Jadi Siskamling akan kita galakkan kembali,” kata Pjs Gubernur, Soni Sumarsono di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar, Selasa (15/5/2018).

Hal itu dianggap perlu guna mengantisipasi adanya aksi teror dini. Sebab aksi terorisme merupakan sebuah gerakan radikal yang timbul di tengah-tengah masyarakat.

Tak hanya itu, lanjut Soni, posko terpadu pun akan dibentuk untuk menyikapi dinamika keamanan yang kemungkinan terjadi di Sulawesi Selatan saat menjelang Bulan Suci Ramadhan, Pilkada mau pun pasca bom di Jawa Timur.

“Jadi posko terpadu akan kita bentuk untuk melengkapi posko yang ada jajaran forkopimda. Posko itu disamping memberikan pengamanan atau layanan tapi ini juga memberikan informasi yang relevan kepada masyarakat,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut Soni, terkait rentetan peristiwa bom bunuh diri di Jawa Timur, Pemerintah Sulawesi Selatan bersama TNI-Polri hanya memberlakukan status waspada.

“Jawabannya sudah tegas tidak istilah siaga satu itu hanya di Jakarta saja disini (Sulsel) tidak ada, jadi hanya waspada,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono yang turut hadir dalam rapat terbatas tersebut. Umar mengungkapkan bahwa TNI-Polri serta masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Statusnya bukan siaga satu tapi waspada saja untuk peningkatan masing-masing kesatuan TNI-Polri termasuk masyarakat kita imbau untuk meningkatkan kewaspadaan,” pungkas Umar.