Pantauan Kemenag dan BMKG, Hilal Tak Terlihat di Makassar

Reporter :
Editor : Muh. Idris

Online24, Makassar – Kementerian Agama Sulawesi Selatan bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar melakukan pengamatan hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1439 Hijriah.

Berdasarkan hasil pemantauan di Mall GTC Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kita Makassar, Selasa (15/5/2018) petang, saat ini hilal tak terlihat lantaran hasilnya negatif atau bulan dibawah ufuk.

“Ini pantauan rukyatul hilal untuk menentukan 1 ramadhan 1439 H. Kalau dari perhitungan hisap, datanya negatif, kemunkinan besar bulan tak bisa terlihat hari ini,” kata J. Jamroni selaku Koordinator Inatews BMKG Wilayah IV Makassar.

Menurut Jamroni, ketinggian bulan saat ini minus 0,20 derajat dengan hasil negatif lantaran bulan terlebih dahulu terbenam. Sehingga berdasarkan hasil hisab sementara, bisa dipastikan awal puasa jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018 mendatang.

“Ketinggian minus 0,20, jadi bulan terbenam lebih dahulu, makanya dia hasilnya negatif diatas derajat hilal. kalau secara teori sampai saat ini, berdasarkan hisab, kemunkinan awal puasa jatuh pada Kamis,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementrian Agama Sulawesi Selatan, Iskandar Fellang menjelaskan bahwa hasil perhitungan hari ini akan dilaporkan ke Kementrian Agama pusat untuk dijadikan pertimbangan pada saat sidang Isbat.

“Hasil perhitungan kita awal Ramdhan itu jatuh pada hari Kamis memdatang tapi secara resmi nanti akan diumumkan oleh Menteri Agama saat sidang Isbat,” tutupnya.