Polda Sulsel Akan Cegah Paham Radikalisme dari Kampus

Reporter :
Editor : Aris Munandar
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Adam/Online24)
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Adam/Online24)

Online24, Makassar – Buntut dari rentetan aksi teror di beberapa lokasi di Indonesia, pihak kepolisian khususnya Polda Sulsel mulai mengantisipasi gerakan-gerakan radikal di kampus.

Mengingat aksi kejahatan terorisme lahir dari sebuah gerakan radikalisme. Sehingga langkah tersebut akan dilakukan oleh pihak kepolisian dalam rangka melakukan antisipasi aksi teror.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan forum rektor dan forum dosen di wilayah Sulawesi Selatan.

“Yah tentu kita akan kerja sama dengan forum rektor dan dosen untuk memonitor terhadap kegiatan yang bersifat radikal di kampus. Namun kekhawatiran kita apabila paham tersebut dilakukan diluar kampus ini kan bukan tanggung jawab univesitas lagi,” jelas Dicky saat temui di salah satu warkop di bilangan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Rabu (16/5/2018).

Untuk melakukan deteksi dini terhadap paham radikalisme yang lahir di kampus-kampus, Dicky mengimbau kepada mahasiswa agar tidak terpengaruh. Karena kata dia, paham radikalisme merupakan paham yang sangat kejam.

“Radikalisme ini kan paham yang sangat kejam. Kenapa kita katakan sangat kejam ? bayangkan satu keluarga bisa bom bunuh diri semua,” pungkasnya.