HMI Gowa Raya Desak DPR RI Sahkan UU Anti Terorisme

Reporter :
Editor : Aris Munandar
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN Alauddin Makassar untuk mengecam tindakan terorisme. (Fitra/Online24)
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN Alauddin Makassar untuk mengecam tindakan terorisme. (Fitra/Online24)

Online24, Makassar – Aksi terorisme yang terjadi di beberapa wilayah mendapat kecaman dari berbagai kalangan lantaran telah meresahkan masyarakat hingga menelan korban dari pihak kepolisian.

Salah satunya dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN Alauddin Makassar untuk mengecam tindakan terorisme yang mulai muncul di Rumah Tahanan Cabang Salemba di Mako Brimob, mengakibatkan 5 anggota kepolisian meninggal dunia.

Kemudian aksi terorisme berlanjut di Kota Surabaya dengan target operasinya di tiga Gereja, seperti Gereja Santa Maria di Ngagel, GKI Jalan Diponegoro dan GPPS di Jalan Arjuno.

Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP), HMI Cabang Gowa Raya, Ardiansyah mengutuk keras aksi terorisme itu dan meminta DPR RI dan kementerian terkait segera mengesahkan Revisi Undang Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Kami mengutuk keras aksi teror yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini dan berduka mendalam atas jatuhnya belasan korban jiwa serta luka-luka,” kata Ardiansyah dalam orasinya, Rabu (16/5/2018).

Tak hanya itu, HMI Gowa Raya meminta kepada DPR RI agar secepatnya mengesahkan Undang-Undang Terorisme yang sementara masih dalam pembahasan di parlemen.

Menurut Ardiansyah yang juga mahasiswa UIN Alauddin Makassar ini, dengan pengesahan UU Terorisme, pemerintah dan aparat kepolisian dapat segera menangkal adanya upaya maupun potensi aksi teror, sehingga masyarakat dapat merasakan kehidupan yang lebih aman tanpa khawatir adanya ancaman yang meresahkan.

“Kami juga meminta kepada DPR RI agar segera mengesahkan UU Terorisme,” tutupnya.