Instruksi Mabes Polri Untuk Tembak Ditempat Pelaku Teror

Reporter :
Editor : M N Ubay
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Adam/Online24)
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. (Adam/Online24)

Online24, Makassar– Usai serangan terorisme di Mapolda Kepulauan Riau, Mabes Polri menginstruksikan untuk melakukan tindakan tegas bagi para pelaku teror yang berencana atau terdeteksi ingin melakukan aksi bom bunuh diri.

“Sesuai instruksi, jika ada teroris yang sudah teridentifikasi akan melakukan aksi bom bunuh diri kita akan langsung tembak di tempat. Tidak ada kompromi untuk itu,” tegas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat temui di salah satu warkop di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Rabu (16/5/2018).

Menurut Dicky, pelaku teroris memang sudah siap untuk mati. Untuk itu sebelum menimbulkan korban tentunya tindakan tegas dari kepolisian sangat diperlukan.

“Jadi mereka kan memang sudah siap untuk mati dengan meledakkan diri di markas-markas kepolisian. Makanya tembak di tempat merupakan langkah untuk mengurangi dampak dari aksi yang ditimbulkan,” terangnya.

Dicky mengungkapkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah penangangan khusus untuk mengantisipasi gerakan teroris dari jaringan mau pun sel-sel yang teridentifikasi sebagai pengikut Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Sulawesi Selatan.

“Kita tentu terus melakukan pemantauan terhadap orang-orang yang terdeteksi pernah bergabung dengan ISIS di Sulsel,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam sepekan terakhir terjadi rentetan serangan aksi terorisme di sejumlah lokasi di Indonesia pasca kesuruhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) lalu.

Aksi teror itu diantaranya serangan bunuh di tiga gereja di Surabaya, di Rusun Wonocolo Sidoarjo, bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya dan Serangan terorisme di Mapolda Kepulauan Riau.