Robert Terkesan Paksakan Bruce Djite

Editor : Aris Munandar
Pelatih PSM Robert Alberts memberikan arahan kepada Bruce Djite.
Pelatih PSM Robert Alberts memberikan arahan kepada Bruce Djite.

Online24, Makassar – Pelatih PSM, Robert Rene Alberts masih berharap lebih pada Bruce Djite. Striker asing ini tim Juku Eja kembali akan diturunkan menjamu Borneo FC di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (19/5/2018) nanti.

Hingga pekan kedelapan Liga 1 2018, Bruce Djite belum berkontribusi apa-apa untuk PSM. Diturunkan di dua laga, mantan penyerang Suwon FC ini belum mengoleksi satu gol pun.

“Bruce kondisinya bagus, dia akan main pada laga nanti,” kata Robert usai latihan, Kamis (17/5/2018).

Keputusan Robert memainkan Djite yang belakangan selalu bermasalah dengan cedera betis kambuhan terkesan dipaksakan. Di laga terakhirnya melawan Mitra Kukar, pemain berusia 31 tahun ini tampak bermasalah dari segi stamina.

Kondisi fisik dimana pemain rekomendasinya cepat kelelahan turut diakui Robert seusai laga pekan ketujuh itu. “Djite memang belum bisa bermain 90 menit. Dia hanya bisa sampai 60 menit,” ungkapnya.

Pengamat sepakbola, Abdi Tunggal menilai salah satu kendala PSM adalah tidak padunya duet di lini serang. Sejauh ini, teman duet Ferdinand Sinaga selalu dirotasi antara Guy Junior dan Bruce Djite.

Menurut eks penasehat PSM ini, Ferdinand harus ditandemkan dengan pemain yang tepat. Pemain lokal, kata dia, mesti dicoba ketimbang memainkan The Dragon bersama Djite atau Guy.

“Kalau saya, kenapa kita tidak coba kekuatan lokal. Seperti Zulham Zamrun diduetkan dengan Ferdinand. Zulham kan lumayan punya kecepatan dan skill yang cukup baik. Saya rasa itu bisa jadi pilihan Robert. Sebab M Rahmat kan sedang cedera” ujar Abdi.