Selamat, Bayi Tabung Pertama di Indonesia Timur Lahir

Editor : Asri Muhammad
Direktur Medis Morula IVF Makassar, Prof Nusratuddin Abdullah SPOG (K) MARS bersama Direktur RS Awal Bros, dr. Merry dan Suami Ibu Lauren, Rivan, memberikan penjelasan mengenai proses kelahiran bayi tabung pertama di Makassar saat konferensi pers di RS Awal Bros, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (18/5/2018).
Direktur Medis Morula IVF Makassar, Prof Nusratuddin Abdullah SPOG (K) MARS bersama Direktur RS Awal Bros, dr. Merry dan Suami Ibu Lauren, Rivan, memberikan penjelasan mengenai proses kelahiran bayi tabung pertama di Makassar saat konferensi pers di RS Awal Bros, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (18/5/2018).

Online24, Makassar – Untuk pertama kalinya di Indonesia Timur, proses bayi tabung berhasil dilahirkan di Rumah Sakit Awal Bros.

Bayi pasangan Lorenzia (35) dan Rifan (35) ini, lahir dengan berat 3,2 kilogram dan panjang 51 cm. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini, adalah kelahiran proses bayi tabung pertama yang dilakukan tim Morula dan RS Awal Bros.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan tim Morula IVF, dokter dan perawat yang telah membantu proses kelahiran anak saya. Ini adalah anugerah dari 12 tahun pernikahan kami, meskipun sempat ribet karena bolak balik saat proses. Tapi kami tidak putus asa dan akhirnya berhasil,” ujar Rivan, saat ditemui di Awal Bros, Jumat (18/5/2018).

Sementara itu, direktur medis Morula IVF Makassar Prof Nusratuddin Abdullah SPOG (MARS) mengatakan, Awal Bros adalah rumah sakit pertama di Indonesia Timur yang mempunyai klinik bayi tabung.

“Dalam 10 bulan sejak soft launching, kami telah menangani 315 pasangan dengan tingkat keberhasilan kehamilan sekitar 30 persen,” jelas Nusratuddin.

Nusratuddin menjelaskan, keberhasilan proses bayi tabung ini tergantung beberapa faktor, diantaranya pasien yang telah melewati usia reproduksi maksimal.

“Umur yang baik untuk proses (bayi tabung) ini adalah 25 hingga 35 tahun. Tapi kami tetap menangani pasien yang telah berumur 40 tahun lebih. Saat ini ada dua pasien dengan umur diatas 40 tahun, dengan usia tertinggi 43 tahun,” jelasnya.

Untuk proses bayi tabung ini, anda harus merogoh kocek yang cukup dalam karena sekali prose membutuhkan biaya paling murah Rp 60 juta.

“Total biaya tergantung obat yang digunakan dan pemakaian laboratorium,” tambahnya.

Saat ini, pasien Morula IVF tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan saja, tapi ada juga dari Kendari, Kalimantan hingga Papua. Meski begitu, 75 persen pasien Morula IVF adalah warga Sulawesi Selatan.

“Sekarang bagi anda yang ingin melakukan proses bayi tabung, tidak perlu jauh-jauh karena di Makassar sudah ada,” ucap dr Merry, selaku Direktur RS Awal Bros.