Sempat Gugup, Kepala Humas UNM Akhirnya Raih Gelar Doktor

Editor : Aris Munandar
Kepala Humas UNM, Burhanuddin.
Kepala Humas UNM, Burhanuddin.

Online24, Makassar – Kepala Humas Universitas Negeri Makassar (UNM) Burhanuddin resmi menyandang gelar doktor di bidang Ilmu Administrasi Publik di Gedung Program Pasca Sarjana UNM, Kamis (24/5/2018).

Ia berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Penerapan Prinsip Good Governance pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Makassar” di hadapan dewan penguji yang dipimpin langsung Rektor UNM Prof Husain Syam.

Saat memulai sidangnya, Burhanuddin yang pendidikan S2 di Stiem Bongaya ini mengaku sempat gugup.

“Tadi di awal saya sempat tersendat saat mau mengucapkan nama rektor. Setelah beristigfar, alhamdulillah semuanya dilancarkan,” ucapnya dengan wajah sumringah usai sidang.

Setelahnya, ia dengan lugas mampu menjawab setiap pertanyaan yang dilemparkan penguji eksternal maupun internal.

Proses penyelesaian doktor Burhanudin sendiri tidak terselesaikan tepat waktu karena banyak kesibukan lain. Hal ini membuat ia hanya meraih nilai IPK 3,90.

“Seharusnya dia sudah jadi doktor, tapi ujian doktornya lama ditunda-tunda. Jadi sesuai aturan, dia tidak bisa mendapat nilai cumlaude,” kata Rektor UNM, Prof Syam Husain saat menutup ujian.

Prof Husai Syam juga mengucapkan selamat atas gelar yang diraih penyambung lidahnya ke masyarakat itu. Menurutnya, karena ujian Burjanuddin bertepatan bulan Ramadan, maka gelar doktornya istimewa.

Rektor UNM, Prof Husain Syam menyerahkan sertifikat kelulusan doktor kepada Burhanuddin.

“Saya tak meragukan dia. Dan penguji mengatakan dia setara 70 doktor hari ini. Karena apapun dilakukan di bulan Ramadan selalu dilipat gandakan 70 kali,” katanya bangga kepada Burhanuddin.

Dengan diraihnya gelar ini, laki-laki kelahiran Makassar, 18 April 1961 itu kini bisa memakai gelar doktor menjadi Dr. Burhanuddin, SE, S.Sos MM. Ia merupakan doktor ke-704 yang diluluskan Program Pascasarjana UNM dan doktor ke-228 khusus di jurusan Ilmu Administrasi Publik.