Ada Surat Tilang, Kapolrestabes Makassar Sebut Anggotanya Hanya Salah Prosedur

Editor : Andhika BD
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar

Online24, Makassar – Dugaan pungli yang dilakukan oknum anggota Polantas Polrestabes Makassar terus menyita perhatian publik. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar menyebut jika Aiptu Bakri hanya salah prosedur saat menilang.

Kombes Irwan menegaskan jika anggotanya tidak melakukan pungutan liar (pungli). Hal itu dibuktikan dengan terbitnya surat bukti pelanggaran (tilang). Hanya saja Aiptu Bakri salah prosedur dengan menerima uang titipan sidang sebesar Rp100 ribu dari pelanggar wanita.

Bukti surat tilang yang diterbitkan anggota Polantas Polrestabes Makassar Aiptu Bakri.

“Anggota tersebut sudah menilang si pelanggar. Hanya saja saat pelanggar kembali lagi sekitar 20 menit kemudian, anggotan tersebut mau saja menerima permintaan uang titip sidang,” kata Kombes Irwan, Jumat (25/5/2018).

Sesuai Pasal 25 Ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012, jika pelanggar tak menghadiri sidang di pengadilan. Ia bisa menitipkan uang sidang dengan membayar denda ke bank yang ditunjuk pemerintah. Bukti pembayaran itu lalu diserahkan kepada petugas, bukannya menyerahkan uang tunai.

Pihak kepolisian sendiri saat ini masih menyelidiki dugaan pungli tersebut. Mereka telah menemui alamat pelaku dan akan meminta klarifikasinya terkait rekaman yang kini beredar luas di media sosial.

“Tadi sudah ketemu rumah dan suaminya. Insya Allah hari Senin pelanggar akan memberi keterangan karena yang bersangkutan masih di luar daerah,” terangnya.

Untuk diketahui, dugaan pungli ini terjadi di Pos Lalu Lintas Kartini, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (20/5/2018). Wanita yang mengendarai sepeda motor tersebut ditilang karena menerobos lampu lalu lintas.

Dari video yang direkam teman boncengan pelanggar, tampak petugas mengembalikan SIM milik pelanggar setelah menyerahkan uang Rp100 ribu di pos.

Kombes Irwan menyebut jika anggotanya iba kepada pelanggar yang mengaku mahasiswa dan tinggal kost berat dengan denda tersebut.

“Aiptu Bakri dengan rasa iba memberikan kebijaksanaan titip sidang, dan pelanggar memberikan uang 2 lembar 50 ribu,” kata Kombes Irwan saat menggelar jumpa pers, Kamis (24/5/2018) kemarin.

Selain itu, jika memang Aiptu Bakri terbukti melakukan pelanggaran, pihaknya tak segan untuk menjatuhkan sanksi. “Kita tidak mentolelir pungli, jika terbukti kita tindak tegas,” tutur Kapolrestabes Makassar.