Viral Video Siswa SD di Sinjai Nekat Terobos Arus Sungai Demi Bersekolah

Editor : Aris Munandar

Online24, Makassar – Video sejumlah siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sinjai yang nekat menyeberangi sungai viral di media sosial. Betapa tidak, arus sungai yang tampak sangat deras tak menyurutkan niat mereka untuk tetap bersekolah.

Dalam video berdurasi 6 menit 12 detik yang dilihat Online24jam, Minggu (28/5/2018), tampak siswa SD sambil berpegangan tangan dengan orang dewasa nekad menerobos derasnya arus sungai. Aksi mereka membuat seorang ibu begitu khawatir.

“Wih, anak-anak kita. Kenapa mereka begitu berani berenang ke seberang padahal masih kecil,” ucapnya dengan bahasa Bugis Sinjai di video tersebut.

Warga juga membuat sampan seadanya dari batang pisang untuk menyeberangkan siswa lainnya.

Video itu sendiri dibagikan oleh akun atas nama Muh Ariel. Ia menuliskan siswa dalam video tersebut bersekolah di SD 193 Jenna, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai dan direkam pada Sabtu (26/5/2018).

Muh Ariel juga mengatakan jika kondisi itu selalu dialami siswa SD 193 Jenna jika musim penghujan tiba karena tidak  ada jembatan di daerah mereka. Kata dia, sebenarnya ada jembatan penyeberangan, namun letaknya sangat jauh dari pemukiman warga.

“Demi melanjutkan pendidikan, setiap hari siswa-siswi SD 193 Jenna, Kec. Tellulimpoe, Kab. Sinjai (Sabtu, 26 Mei 2018) rela mempertaruhkan nyawanya menyebrang sungai untuk sampai ke sekolah karena tidak adanya jembatan penyebrangan. Ada akses jalan untuk sampai ke sekolah tetapi sangat jauh. Beginilah kondisinya, jika musim hujan tiba,” tulisnya.

Di akhir video tersbut, ibu yang menyaksikan siswa SD itu menyeberang berharap pemerintah segera membangun jembatan agar anak-anak mereka bisa berangkat ke sekolah tanpa membahayakan keselamatan mereka.

“Kapan baru ada juga jembatan di sini kasian,” tuturnya.

Demi melanjutkan pendidikan, setiap hari siswa-siswi SD 193 Jenna, Kec. Tellulimpoe, Kab. Sinjai (Sabtu, 26 Mei 2018) rela mempertaruhkan nyawanya menyebrang sungai untuk sampai ke sekolah karena tidak adanya jembatan penyebrangan. Ada akses jalan untuk sampai ke sekolah tetapi sangat jauh. Beginilah kondisinya, jika musim hujan tiba.#latepost Pilih Gubernur Untuk Bisah Pembangunan Merata

Posted by Muh Ariel on Sunday, 27 May 2018