Pria yang Bercanda Bawa Bom Ditahan Polisi, Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Editor : Asri Muhammad
Frantinus Nigiri saat diamankan.
Frantinus Nigiri saat diamankan.

Online24, Makassar – Frantinus Nigiri (26), pria yang mengaku membawa bom di pesawat Lion Air JT-687 tujuan Pontianak-Jakarta, ditahan oleh pihak kepolisian.

Frantinus dianggap membahayakan keselmatan penumpang karena telah berbohong dan candanya tentang bom.

“Terduga tersangka sekarang sedang diproses dan sudah kita tahan,” ujar Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono, seperti dikurip dari Kumparan, Selasa (29/5).

Kejadian dugaan bom itu terjadi pada Senin (28/9) sekitar pukul 19.50 WITA. Saat itu, pesawat akan lepas landas dari Bandara Supadio, Pontianak, menuju Jakarta.

Sebelum lepas landas, Frantinus yang juga masih berstatus mahasiswa itu, menyampaikan kepada pramugari bahwa ia membawa bom, dan disimpan di dalam bagasi pesawat. Mendengar pernyataan Frantinus, seluruh penumpang pun panik.

“Berdasarkan keterangan pramugari Lion Air bahwa adanya seorang penumpang yang menyebutkan tentang bom di bungkusan yang tertinggal di lantai pesawat, kemudian ditanya oleh pramugari barang milik siapa dan diakui milik yang bersangkutan dan sambil tersenyum dia katakan ‘Bom’,” kata Didi.

Akibat kejadian ini, sepuluh penumpang mengalami luka-luka karena panik dan lompat dari sayap pesawat karena ulah Frantinus. Delapan korban di antaranya dirujuk ke RS Auri Supadio.Atas perbuatannya, Frantinus terancam pasal 437 (2) UU no 1 tahun 2009 tentang penerbangan, dengan ancaman hukuman pidana 8 tahun penjara.