Abdul Rahman, si Benteng Sidrap Sudah Dua Kali Selamatkan PSM

Editor : Aris Munandar
Pemain Belakang PSM, Abdul Rahman melakukan selebrasi usai mencetak gol penentuk untuk PSM
Pemain Belakang PSM, Abdul Rahman melakukan selebrasi usai mencetak gol penentuk untuk PSM

Online24, Makassar – Tugas seorang bek tengah dalam tim sepakbola tidak melulu hanya bertahan. Dalam situasi genting, postur tubuh tinggi mereka dibutuhkan timnya untuk memenangkan bola-bola udara pada situasi bola mati.

Dan tugas yang selalu diemban Hamka Hamzah saat masih berseragam PSM musim lalu itu kini sukses dijalankan Abdul Rahman di Liga 1 2018.

Pemain yang dijuluki “Benteng Sidrap” ini menjadi tembok pertahanan yang cukup kokoh bersama Steven Paulle dari serangan Persipura. Abdul Rahman juga jadi penyelamat PSM lewat gol penyamanya di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (4/6/2018) malam.

Sebelum gol itu, tim Juku Eja dalam keadaan tertekan setelah Marcel Sacramento menjebol gawang Rivky Mokodompit pada menit 82. Namun, Abdul Rahman dkk membuktikan mentalitasnya dengan menyamakan kedudukan jadi 1-1 lima menit kemudian.

Sundulan eks Bali United ini menerima sepak pojok Rasyid Bakri menggetarkan gawang Persipura kawalan Dede Sulaiman. Skor imbang 1-1 pun jadi penutup laga. Tambahan satu poin ini sudah cukup mengantarkan PSM ke puncak klasemen sementara menggusur Barito Putera dengan 21 poin.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts pun lantas memberikan pujian khusus kepadanya. Kendati jadi penyelamat PSM, Abdul Rahman tak mau jumawa.

Menurutnya, hasil imbang itu diraih berkat kerja keras satu tim yang patut disyukuri. “Senang dan bahagia bisa dapat poin di sini. Kita harus bersyukur atas hasil ini,” ucap pemain berusia 30 tahun ini usai laga.

Hingga pekan ke-12, Abdul Rahman tercatat sudah dua kali menyelamatkan PSM. Satu aksi lainnya yang dipertontonkan pemain asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan ini adalah saat menjamu PS Tira pada pekan kelima.

Keputusannya naik membantu serangan saat skor sementara imbang 3-3 tepat. Ia berhasil menyambar umpan Rasyid Bakri di mulut gawang dan membawa PSM meraih tiga angka di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (21/4/2018).

Kendati demikian, Liga 1 2018 belum memasuki paruh musim. Kompetisi masih panjang sehingga konsistensi PSM patut dipertahankan dan bukan hanya penampilan bagus di lini pertahanan. Belum adanya mesin gol tim Juku Eja juga patut jadi sorotan.