Puasa di Moskow Terlama di Dunia, Namun Tradisinya Membuat Warga Muslim Semangat Menjalaninya

Editor : Muh. Idris

Online24, Moskow – Seperti halnya di negara lain, Rusia memiliki tradisi khusus setiap Ramadan.

Antara lain hadirnya lampu-lampu unik yang menghiasi jalanan. Membuat Puasa di Rusia jadi semarak. Padahal waktu berpuasa mereka lebih lama dibanding Indonesia. Yakni mencapai 22 jam dari saat fajar hingga magrib.

Itu menjadikan puasa di Rusia salah satu yang paling lama di dunia. Muslim di Rusia juga menjalani kehidupan sehari-hari tanpa ada perubahan apa pun dalam jam kerja atau libur, tidak seperti di banyak negara muslim.

Kondisi itu membuat puasa di Rusia relatif berat bagi muslim di sana. Dan hanya ada empat masjid besar di Moskow. Kemeriahan itulah yang membuat puasa Di Moskow menjadi bersemangat, tenda-tenda Ramadan didirikan di samping masjid untuk meningkatkan syiar Ramadan di negara tersebut.

“Di sekitar masjid juga ada sejumlah meja dan dapat menampung hingga 600 orang. Makanan terkenal dari berbagai wilayah Rusia juga ditawarkan. Berbagai lomba baca Al – quran juga digelar untuk ana-kanak,” seperti dikutip dari Daily News Egypt.

Saat Ramadan, muslim di Rusia mengundang sejumlah warga muslim membaca Alquran dengan fasih untuk membacanya dengan keras kemudian memberi ceramah. Biasanya ceramah tersebut disimak banyak jamaah yang hadir di masjid-masjid tersebut. Karena Rusia negara besar, setiap kota memiliki adat dan tradisi masing-masing.

Saat Ramadan, hubungan antara sesama muslim menguat dan setiap orang saling mengundang untuk buka puasa bersama, terutama antara keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah restoran dan kedai menawarkan makanan halal, tidak hanya selama Ramadan tapi sepanjang tahun.

Karena itu, semakin umum melihat nonmuslim di Rusia membeli makanan halal karena mereka ingin mengundang teman atau kerabat muslim untuk buka puasa di rumah mereka. Itulah perilaku indah yang secara positif berdampak pada kehidupan dan hubungan masyarakat muslim dan nonmuslim.