Jangan Didik Anak Dengan Keras, Hasilnya Bisa Lebih Parah

Editor : Muh. Idris
Int.
Int.

Online24,Makassar – Setiap orangtua tentu sangat ingin agar anaknya tumbuh dewasa sesuai dengan harapannya. Tak jarang karena obsesi itu orangtua sering berlaku keras pada anaknya dengan harapan anak bisa menuruti kemauan orangtuanya.

Beberapa orang tua mungkin berpikir cara mendidik yang keras bisa membuat anak disiplin sehingga kelak akan menjadi orang sukses. Tapi ternyata bersikap terlalu keras pada anak justru bikin anak tertekan. Nah, kalau anak tertekan dan cemas, tujuan yang ingin dicapai malah tidak bisa diraih.

Alison Gopnik, seorang profesor psikologi dan filsafat dari University of California, Berkeley, mengatakan bahwa cara berpikir orang tua, terutama dari kelas ekonomi menengah, memandang anak-anak mereka sebagai wujud yang dapat mereka bentuk ke dalam gambar tertentu.

“Idenya adalah jika Anda melakukan hal yang benar, mendapatkan keterampilan yang tepat, membaca buku yang tepat, Anda bisa membentuk anak Anda menjadi tipe orang dewasa tertentu,” katanya seperti dilansir National Public Radio.

Alison juga sudah meneliti perkembangan anak-anak selama beberapa dekade, dan hasilnya sangat mengejutkan.

“Saya pikir sains menunjukkan menjadi pengasuh manusia lebih banyak tentang menyediakan ruang terlindung di mana hal-hal tak terduga dapat terjadi, daripada membentuk anak menjadi orang dewasa seperti yang diinginkan,” ucapnya.

Untuk itu, kata Alison, orang tua perlu menyingkirkan cara-cara lama. Cara-cara lama yang dimaksud adalah dengan menghindari bersikap terlalu keras pada anak.

Ia juga mengatakan memang seharusnya orang tuatugasnya hanya mengarahkan anak. bukan dengan membatasi ruang gerak anak sesuai versi atau pandangan orang tua.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu