Pelaku Begal Sadis Kini Ditangani Polres Gowa

Reporter :
Editor : M N Ubay

Online24, Gowa – Pelaku begal sadis kini sepenuhnya ditangani Polres Gowa. Hal ini diungkapkan Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat menerima tersangka dari Timsus Polda Sulsel, Selasa (12/6/2018) di ruangannya.

Shinto menyebutkan bahwa terjadi miskomunikasi, Ia pun menjelaskan bahwa pada prinsipnya, tidak benar Polres Gowa menolak tersangka yang telah diringkus Timsus Polda Sulsel.

“Karena korban belum bisa dimintai keterangan, untuk itulah, makanya kami menginginkan adanya gelar perkara, bukan menolak,” ujar Shinto.

“Bahwa hasil gelar perkara, memang dua orang ini sudah dalam perencanaan membawa senjata tajam dan mencari korbannya secara random di Lapangan Syekh Yusuf,” terangnya.

Shinto Silitonga juga menjelaskan bahwa kedua tersangka Andi Risaldi (22) dan AN (17) ini, dengan sadis melakukan penikaman sehingga mengakibatkan korbannya kritis.

“Korban ini panik dan berusaha untuk lari, sehingga tersangka yang memegang senjata tajam mengejar dan menikam pada bagian belakang,” kata Shinto.

“Ada empat luka yang diterima korban akibat penikaman tersangka, bagian leher, belakang tembus hingga perut, dan bagian dada. Kondisi kini korban di RS Wahidin Sudirohusodo,” jelasnya.

Namun pihak Polres Gowa belum bisa meminta keterangan dari korban lantaran belum sadarkan diri. Kendati demikian, dari tangan pelaku telah diamankan satu unit hp milik korban, dan satu pisau dapur yang digunakan untuk menganiaya korban.

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian dari Polres Gowa diluar dugaan menolak penyerahan dua orang begal sadis yang dibekuk Timsus Polda Sulsel. Kedua begal ini merupakan pelaku penikaman seorang wanita di bernama Eni Sulfaeni (21) di sekitar Lapangan Syech Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Minggu (10/6/2018) malam.

Panit II Timsus Polda Sulsel, Aiptu Muh Iqbal Kosman mengakui adanya penolakan tersebut. Dia mengatakan kasus pencurian dengan kekerasan secara sadis itu diambil alih oleh Timsus lantaran sudah sangat atensi dan telah viral di dunia maya.