Usai Lebaran, Puluhan Ribu Pendatang Diprediksi Serbu Ibukota

Editor : M N Ubay
Ilustrasi
Ilustrasi

Online24, Jakarta – Jakarta sebagai ibukota Negara Indonesia mempunyai daya tarik bagi pedatang baru. Setiap tahun jumlah pendatang di Jakarta tak pernah berkurang bahkan cenderung terus naik. Mereka biasanya berbondong-bondong datang ke Jakarta usai libur hari raya idul Fitri. Mencari pekerjaan dan penghasilan lebih baik menjadi salah satu alasan mereka hijrah ke Jakarta.

Tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, memprediksi pendatang baru mencapai 72.167.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Edison Sianturi menyebut jumlah pendatang baru diprediksi naik dua persen dari tahun kemarin.

Menurut data Dukcapil pendatang baru di Jakarta terus naik dari tahun ke tahun. Pada pada 2014, jumlah pendatang baru tercatat 68.537 orang. Pada 2015, jumlah pendatang baru sempat menembus angka 70.504 orang. Pada tahun 2016 yang mencapai 68.763 orang. Jumlah pendatang baru di 2017 mencapai 70.752 orang.

Dengan prediksi mengalami kenaikan sebanyak dua persen, jumlah pendatang baru di Jakarta pada 2018 akan menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Edisonmenyampaikan Jakarta terbuka bagi pendatang. Namun ia mengingatkan bagi yang berminat mengadu nasib di Jakarta harus melengkapi diri dengan keahlian dan surat-surat yang lengkap.

Dinas Dukcapil DKI Jakarta akan kembali menggelar operasi Bina Kependudukan (Binduk) dalam menyambut para pendatang baru. Operasi ini digelar setelah arus balik selesai, yakni H+7 Lebaran.

“Kita akan adakan operasi Binduk, Bina Kependudukan. Fokusnya dua jalur, sosialisasi dan penertiban. Kita akan masuk ke pemukiman-pemukiman padat, apartemen, rusun, untuk memberikan pembinaan terkait peraturan di Jakarta,” lanjut dia.