Nakhoda KM Arista Ditetapkan Sebagai Tersangka

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Setelah melakukan penyelidikan musibah tenggelamnya KM Arista, pihak kepolisian menetapkan nakhoda sekaligus pemilik kapal berinisial DK sebagai tersangka.

“Kami amankan pelaku, yakni nakhoda sekaligus pemilik kapal DK. Terancam Pasal 302 ayat 3 Tahun 2008 tentang pelayaran dan kelalaian, ancaman 10 tahun penjara,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, AKP Benny Pornika, Kamis (14/6/2018).

Kini kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polair Polda Sulsel. Diketahui, DK berlayar secara ilegal tanpa surat izin dan tidak memiliki standar keamanan kapal yang memadai.

“Tersangka tidak punya izin berlayar, SOP pelayaran tidak ada, seperti pelampung, dan kapal melebihi kapasitas,” tambahnya.

Polisi menduga kapal Arista merupakan kapal pengangkut barang, yang dipaksakan untuk mengangkut penumpang, dengan rute Pelabuhan Paotere-Barrang Lompo.

“Kemungkinan ini kapal pengangkut barang tapi digunakan untuk mengangkut penumpang,” kata AKP Benny.

Hingga saat ini, tercatat, dari 37 penumpang dalam insiden tenggelamnya kapal nelayan tersebut, 24 dinyatakan selamat dan 13 meninggal.