Soni Sumarsono Turut Belasungkawa Tragedi Tenggelamnya KM Arsita

Reporter :
Editor : Aris Munandar
Soni Sumarsono. Foto/Humas
Soni Sumarsono. Foto/Humas

Online24, Makassar – Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menyampaikan duka mendalam atas tragedi tenggelamnya KM Arista di Selat Makassar, Rabu (13/6/2018) kemarin yang berangkat dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barrang Lompo.

“Ini intinya bagi kita mau perjalanan darat, mau laut, maupun udara senantiasa tidak lepas dari aturan. Dan kalau pun ini terjadi bukan karena kita merencanakan tetapi kehendak dari Allah SWT,” kata Soni Sumarsono.

Diketahui sebanyak 13 orang meninggal dunia dari perkiraan 43 orang penumpang kapal, sisanya masih dalam tahap pencarian. Pemerintah memberikan fasilitas pemulangan jenazah dan korban ke pulau asal di Pulau Barang Lompo, serta jaminan sosial dan santunan.

“Pelajaran buat kita bagi yang mau mudik jangan memaksakan diri, kapal ini bukan kapal penumpang, tetapi kapal nelayan,” sebutnya.

Kapal yang diduga tenggelam ini karena kelebihan muatan, juga tidak memiliki manifest daftar penumpang. Ia tidak ingin menyalahkan namun mengambil pelajaran dari peristiwa ini.

Sumarsono menyebutkan bahwa ketika terjadi kecelakaan pada warga maka pemerintah harus hadir. Termasuk korban KM Arista.

“Tetapi pemerintah apapun tidak bisa menyalahkan karena satu warga Indonesia, ketika terjadi kecelakaan itu adalah tanggung jawab sepenuhnya pemerintah harus hadir. Maka harus hadir untuk melindungi tidak saling menyalahkan tetapi selamatkan dulu,” ucapnya.