Beredar Rekaman, Untuk Berpasangan dengan NA, TBL Dimintai Uang Rp 45 M

Editor : Andhika BD
Tanribali Lamo
Tanribali Lamo

Online24, Makassar – Beberapa hari sebelum pemilihan Gubernur Sulsel, masayarakat Sulawesi selatan dihebohkan dengan rekaman suara yang diduga Tanribali Lamo. Dalam rekama suara yang dikemas dalam video berdurasi 5 menit tersebut, Calo Wakil Gubernur pasangan Agus Arifin Nu’mang(AAN) tersebut membeberkan alasan mengapa dia tak jadi berpasangan dengan Nurdin Abdulah (NA) dalam pilgub sulsel yang akan digelar pada 27 Juni.

Sebelum berpasangan dengan AAN, TBL memang terang-terangan bersosialisasi menuju Pilgub Sulsel, berpaket dengan NA. Namun belakangan NA yang diusung PAN, PKS, dan PDIP, tiba-tiba memilih Andi Sudirman Sulaiman sebagai wakil, yang tak lain adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dalam rekaman yang diunggah di kanal Youtube tersebut, sosok yang diduga Tanribali Lamo mengaku siap menjadi wakil, sedangkan NA bersedia menanggung seluruh dana operasional. Namun seiring waktu, rencana itu kandas di tengah jalan tanpa penjelasan.

Dia kaget saat suatu waktu, dikirimi foto SK rekomendasi dua partai politik, PAN dan PKS. SK berisi paket usungan di Pilgub Sulsel atas nama Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. Ia kemudian mempertanyakah hal tersebut kepada NA.

“Saya tanya, kakanda, benarkah ini atau hoax? Saya tanya ke NA, tidak dijawab. (Ditanya) sesuai akad nikah, tidak dijawab,” demikian bunyi rekaman yang diyakini suara TBL.

Usai ‘diceraikan’ tiba-tiba oleh NA, TBL mengaku bertemu dengan Amran Sulaiman. Dia menanyakan soal kebenaran SK rekomendasi yang memuat nama NA-ASS.

“Saya tanya, pak menteri, keluar mi rekomendasinya PAN & PKS? Dijawab belum pi,” kata TBL dalam rekaman tersebut.

Selanjutnya, masih dalam rekaman yang beredar, TBL mengaku mendapat tawaran dari Amran. Dia masih bisa berpasangan dengan NA, dengan syarat menyetor uang Rp 45 miliar.

“Saya dikasi Rp45 miliar, demi Allah. Apa saya jawab? Maaf pak menteri, Saya tidak punya pengusaha tambang, dan saya tidak mau pinjam.”

“Saya tidak punya pengusaha, dan tidak mau diatur lima tahun kepemimpinan saya ke depan. Itu (saya katakan) di sampingnya istriku.”

Masih dalam rekaman tersebut, TBL rasa hormatnya kepada Amran sebagai menteri hilang begitu ia mendengar Amran membahas soal uang.

“Begitu dia omong uang, tidak ada sedikit pun ujung kukuku hormati dia. Saya bilang, calo ini orang. Saya bilang, bagaimana harus mengembalikan Rp20 miliar per tahun. Tidak masuk akal, tidak mudah.”

Hingga kini dari piah TBL belum mengeluarkan pernyataan menyangkut rekaman tersebut.