Anda Suka Kerokan? Waspadai Bahayanya!

Editor : Aris Munandar
Tanda merah setelah dikerok. (foto: internet)
Tanda merah setelah dikerok. (foto: internet)

Online24, Makassar – Layaknya pengobatan alternatif lainnya, sampai saat ini belum ada penelitian skala besar yang mempelajari tentang manfaat kerokan.

Meskipun begitu, riset kecil pernah menyimpulkan bahwa kerokan memiliki efek yang lebih baik dalam mengurangi nyeri leher kronis, jika dibandingkan dengan penggunaan thermal pad -lembaran yang berfungsi menyerap dan menghantarkan panas dalam tubuh.

Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa kerokan memiliki manfaat yang sudah banyak dirasakan oleh masyarakat. Dalam batas yang wajar kerokan dapat membuat para penderita masuk angin merasa lebih nyaman.

Namun, teknik kerokan yang benar juga perlu diperhatikan. Karena teknik kerokan yang salah bukannya membawa manfaat, tapi malah dapat mendatangkan penyakit

Efek atau dampak kerokan memang tidak dirasakan secara langsung melainkan akan dirasakan dalam waktu yang relatif lama. Adapun efek negatif dari kerokan itu sebagai berikut:

1. Masuknya bakteri dan virus
Telah disebutkan sebelumnya, bahwa saat melakukan kerokan, kondisi pori-pori akan mengalami pelebaran karena gesekan koin. Dalam kondisi tersebut, kesempatan bakteri dan virus untuk masuk ke dalam tubuh menjadi semakin besar.

Apalagi jika benda tumpul yang digunakan tersebut tidak dalam kondisi yang steril. Maka dari itu jika selalu perhatikan kesterilan semua benda yang akan digunakan untuk kerokan.

2. Potensi terkena stroke
Ahli penyakit jantung mengatakan bahwa kebiasaan kerokan yang dilakukan di sekitar area leher dapat memperbesar potensi Anda terserang stroke, lho! Bila dilakukan secara terus-menerus pada tempat yang sama dikhawatirkan akan terjadi pelebaran pembuluh darah yang akan berkemungkinan pembuluh darah pecah sehingga nyawa menjadi taruhannya.

3. Menyebabkan kelahiran prematur pada ibu hamil
Tahukah Anda, jika kerokan dapat menyebabkan peradangan pada tubuh? Nah, jika ini terjadi saat sistem kekebalan tubuh Anda sedang tidak seimbang, maka kemungkinan besar akan terjadi reaksi penolakan dari tubuh Anda terhadap inflamasi.

Hasilnya, munculah suatu zat anti-peradangan yang bernama cytokines. Pada orang yang normal, kehadiran zat ini akan meningkatkan kekebalan tubuh. Namun pada ibu hamil, zat ini justru akan menyebabkan munculnya zat lain bernama ‘prostaglandin’ yang dapat memicu kontraksi dini pada kehamilan.

Akibatnya, janin di dalam kandungan Anda akan berisiko lebih besar untuk lahir prematur. Makanya, untuk ibu-ibu hamil coba deh cari pengobatan lain ya, kalau masuk angin.

Nah, setelah mengetahui manfaat dan bahayanya, pilihan tetap di tangan Anda. Putuskan dengan bijak dan selalu perhatikan kebersihan jika ingin melakukan kerokan, ya!