Forum Rektor Indonesia Sepakat Tangkal Paham Radikalisme di Kampus

Editor : Muh. Idris

Online24,Jakarta – Rapat koordinasi (rakor) yang digelar Forum Rektor Indonesia di Kantor Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta, sempat disinggung mengenai paham radikalisme di lingkungan kampus.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) M Nasir menyebut penanggulangan radikalisme khususnya di lingkungan kampus memang perlu digalakkan. Alasannya radikalisme merupakan musuh bersama.

Pihak universitas sepakat akan membangun komunikasi langsung dengan BIN dan BNPT untuk melakukan pencegahan tersebut.

“Kita akan melakukan penanggulangan radikalisme ini sudah menjadi musuh bersama untuk itu kita harus galakkan betul, jangan sampai kampus jadi terpapar (radikalisme),” tutur Nasir.

“Di sini kita ada kesepamahaman, kita akan membangun model komunikasi langsung antara perguruan tinggi dengan BNPT sehingga informasi-informasi itu seperti hotline kita dapat langsung dari BNPT ada yang kita buka langsung, ada yang info itu masih tertutup,” kata Ketua Forum Rektor Indonesia Dwia Aries Tina Senin (25/6/2018).

Dwia melanjutkan, pihak universitas mempersilakan lembaga pencegah terorisme masuk ke lingkungan kampus untuk memberikan pengarahan bagi para mahasiswa. Namun, tetap perlu persetujuan dari pihak kampus terutama rektor.

“Kita membuka diri BNPT, BIN boleh masuk (kampus), tapi komunikasi dengan kampus terutama dengan rektor,” sebutnya.