Jalani Sidang Perdana, Erwin Hayya Didakwa Pasal Berlapis

Editor : M N Ubay
Erwin Hayya saat menjalani sidang perdana
Erwin Hayya saat menjalani sidang perdana

Online24, Makassar – Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan Uang Makan Minum (Mamin), di lingkup BPKAD Pemkot Makassar, tahun 2017, Erwin Hayya, menjani sidang perdana, Selasa(26/6/2018).

Dalam sidang yang dipimpin Yamto Susena selaku ketua majelis hakim dan dua orang anggota majelis hakim Yuli Effendy serta Abdul Razak tersebut, Erwin Hayya didakwa pasal berlapis oleh JPU.

Terdakwa didakwa melanggar pasal 2 dakwaan primair, pasal 3 juncto pasal 18 dakwaan subsidaer, undang undang Tipikor.

Selain itu juga Erwin Hayya melanggar pasal 1 hingga pasal 12 Peraturan Presiden nomor 54, tentang pengadaan barang dan jasa. Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Terdakwa telah bersalah melanggar undang Tindak pidana korupsi dan melanggar, Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengadaan barang dan jasa,” tegas JPU Andi Wawo dalam dakwaannya yang dibacakan di pengadilan Tipikor Makassar.

Usai mendengarkan dakwaan JPU, terdakwa melalui penasihat hukumnya, Bakhtiar. Akan mengajukan nota keberatan (Eksepsi) atas dakwaan JPU pada sidang pekan depan.