Muhadjir Effendy : Tidak Ada Lagi Sekolah Unggulan

Editor : Muh. Idris

Online24,Jakarta – Banyaknya persoalan memilih-milih sekolah unggulan atau favorit membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengeluarkan aturan baru. Untuk itu ia meminta orang tua dan siswa untuk menghapus pola pikir atau mindset  untuk mencari sekolah favorit dan non-favorit.

Hali itu disampaikan Muhadjir terkait protes orang tua yang mengeluhkan penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dianggap menyulitkan putera-puteri mereka masuk sekolah di sekolah unggulan atau favorit.

“masih banyak yang belum memahami. Banyak orang tua yang masih berburu sekolah favorit. Padahal, itu sekolah favorit nggak ada karena gurunya juga akan kita rotasi dan kita sama ratakan,” kata Muhadjir, Sabtu (30/6).

“Karena itu saya mohon orang tua mengubah mindset itu.” Menurutnya sistem zonasi menekankan pada jarak atau radius antara rumah siswa dengan sekolah.

Ia juga menuturkan, calon siswa yang bertempat tinggal lebih dekat dengan sekolah mempunyai peluang lebih besar diterima di sekolah tersebut.

“Jadi sebetulnya sekarang tidak ada lagi favorit itu dan yang menjadi acuan adalah radius,” katanya.

Salah satu tujuan sistem, Muhadjir melanjutkan, adalah untuk menghilangkan eksklusivitas dan diskriminasi di sekolah, khususnya sekolah negeri. Termasuk membantu analisis perhitungan kebutuhan dan distribusi guru.

“Tentang zonasi ini bahwa sekolah akan kita bikin rata kualitasnya secara bertahap. Semua harus jadi unggulan, semua harus jadi favorit” pungkas Muhadjir.