Dilarang Kenakan Jeans, Wanita Ini Nekad Bunuh Ayahnya

Editor : Muh. Idris

Online24,India – Agar tampak gaul dan modis. Seorang wanita ingin merubah penampilannya. Namun, apa daya rupanya ia tidak diijinkan mengenakan pakaian sesuai dengan yang diinginkan?

Karena sakit hati tidak dapat ijin, wanita di India ini nekad menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh ayahnya. Masalahnya sangat sepele, hal itu dipicu lantaran sang ayah melarang mereka untuk tidak menggunakan celana jeans.

Diketahui korban bernamq Meharbaan Ali. Tubuh Ali tampak kaku dan tak bernyawa saat seorang sub-inspektur polisi menemukan jenazahnya pada kanal limbah di kawasan Shahjahanpur, Uttar Pradesh. Lokasi penemuan mayat tersebut hanya berjarak 250 meter dari rumah korban.

Setelah menemukan jasad korban, kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi polisi setempat untuk mengetahui bahwa pembunuh pria tersebut adalah keluarganya sendiri.

Kamera keamanan yang dipasang di area tersebut dan verifikasi menyeluruh dari riwayat panggilan telepon yang dilakukan oleh anggota keluarga telah membantu inspektur untuk memecahkan kasus ini.

Setelah mendapatkan cukup bukti, akhirnya istri dan keempat putrinya pun mengaku telah membunuh Ali.

“Sejak mayat Ali ditemukan, kami mencurigai keterlibatan anggota keluarga. Pasalnya mayat itu ditemukan hanya 250 meter dari rumah mereka. Kami mengeluarkan catatan detail panggilan dari semua anggota keluarga dan menemukan bahwa istri Ali, Zahida, secara teratur memanggil nomor korban.” tutur Daya Chand Sharma, selaku Inspektur di kantor polisi Sadar Bazaar, seperti dilansir dari Oddity Central, Sabtu (30/6/2018).

Setelah memeriksa rekaman CCTV dari kamera yang dipasang di daerah sekitar rumah Ali, petugas polisi menetapkan bahwa pria yang dibunuh itu tiba di rumah sekira pukul 10.45 pagi, usai meninggalkan kantor polisi di 10.00. Pembunuh bayaran yang diketahui bernama Tahseen dan Ehsaan terlihat memasuki rumah setelah ali kembali ke kediamanannya.

Pada malam yang sama, kelima anggota keluarganya itu membantu dua pembunuh bayaran mengikat tubuh Ali ke sepeda motor sehingga bisa dibuang di kanal terdekat. Dengan bukti yang jelas tentang keterlibatan mereka, Zahida dan keempat putrinya tidak punya pilihan selain merencanakan pembunuhan.

Zahida dan empat orang putrinya dilaporkan menawarkan Tahseen dan Ehsaan uang sebesar $ 1.450 untuk membunuh Ali. Mereka membayar setengah uang tersebut di muka sementara separuh lainnya dibayarkan setelah tugas selesai. Inspektur Daya Chand Sharma mengatakan kepada wartawan bahwa selama membuat pengakuan, istri dan anak perempuannya mengaku marah dengan perbuatan Ali.

Usut punya usut, Ali telah membatasi mereka untuk mengenakan pakaian yang diinginkan, termasuk mencegah mengenakan celana jeans. Alhasil mereka merencanakan hal ini untuk mendapatkan lebih banyak kebebasan setelah dia meninggal. Sebagai seorang janda, Zahida juga akan menerima setengah gajinya sebagai uang pensiun, serta dana tambahan yang didapatkan dari kepolisian yang biasanya didapatkan setelah mereka meninggal.

Salah satu putri Ali juga berharap bahwa dia akan mengambil alih pekerjaannya di kantor polisi. Zahida Begum, 52, dan putrinya Saba, 26, Zeenat, 22, Iram, 19, dan Alia, 18 telah ditangkap sementara dua pembunuh bayaran sedang dalam pencarian.