Hilang 10 Hari, 12 Anak yang Terjebak di Gua Ditemukan

Editor : Asri Muhammad
RProses pencarian anak di gua. (foto : Kumparan.com from REUTERS/Stringer)
RProses pencarian anak di gua. (foto : Kumparan.com from REUTERS/Stringer)

Online24, Makassar – Setelah hilang selama 10 hari, tim sepakbola anak salah satu sekolah di Thailand yang dilang di gua, akhirnya berhasil ditemukan

Sebanyak 12 anak dan 1 orang dewasa ditemukan dalam kondisi lemas lantaran tidak makan selama 10 hari oleh tim penyelam asal Inggris yang didatangkan khusus untuk menyelamatkan mereka, Selas (3/7/2018).

Dilansir kumparan, anak-anak itu ditemukan terjebak di ketinggian gua Tham Luang di provinsi Chiang Rai yang dibanjiri air. Misi berikutnya adalah mengeluarkan mereka dari dalam gua, satu per satu dengan cara menyelam.

Namun sebelum itu, tim penyelamat akan mengantarkan makanan dan obat-obatan untuk mereka. Menurut Kapten Angkatan Laut Thailand Anand Surawan, anak-anak itu akan mendapatkan makanan jatah untuk empat bulan dan menjalani latihan singkat menyelam dengan tabung oksigen.

Keluar dari gua sepanjang 10 km itu tidak mudah, selain lorong sempit, jalanannya juga berliku. Salah berbelok bisa semakin tersesat ke dalam.

“Kami akan mempersiapkan makanan tambahan yang bisa bertahan untuk setidaknya empat bulan dan melatih semua 13 orang itu menyelam sementara terus mengeringkan air,” kata Anand seperti dikutip AFP.

Penyelam tambahan dan para dokter juga akan dikirimkan ke dalam tempat anak-anak itu terperangkap. Udara juga akan dipompa ke dalam gua untuk meningkatkan kadar oksigen.

Menurut Gubernur Provinsi Chiang Rai, Narongsak Osottanakorn, anak-anak tersebut mengalami luka ringan. Namun secara garis besar, kesehatan mereka baik walau 10 hari tidak makan.

“Kami mengkategorikan kondisi kesehatan mereka dalam warga merah, kuning, atau hijau. Merah untuk luka parah, kuning menengah, dan hijau ringan. Kemarin, secara tidak resmi, kami menilai kebanyakan dalam kondisi hijau,” kata Narongsak.

Anak-anak usia 11-16 tahun dan pelatih bola yang berusia 25 tahun itu hilang pada Sabtu sore (23/6) setelah memasuki gua usai latihan bola.

Pencarian ke-12 anak itu melibatkan 1.000 orang, termasuk tim penyelamat dari angkatan laut Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang. Laju pencarian menjadi tajuk utama di seluruh pemberitaan media Thailand.