Mattoanging Tak Penuhi Standar, Pelatih PSM Bidik Markas Bali United Jamu Bhayangkara FC

Editor : Aris Munandar
Penampakan Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin dari udara. (dok. Online24jam.com)
Penampakan Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin dari udara. (dok. Online24jam.com)

Online24, Makassar – PSM dipastikan jadi musafir saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-16 Liga 1 2018. Hal itu disebabkan karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan Stadion Andi Mattalatta, markas tim Juku Eja tidak memenuhi syarat menggelar laga malam hari.

Sesuai surat yang diterima tim Juku Eja, PT LIB tidak merekomendasikan Stadion Mattoanging (nama terdahulu Stadion Andi Mattalatta) untuk pertandingan malam hari yang disiarkan secara langsung televisi broadcaster. Alasannya, pencahayaan belum memenuhi standar untuk laga live malam hari.

“Merujuk pada surat PT LIB yang baru saja kami terima, khusus untuk pertandingan live TV yang disiarkan malam hari, PSM tidak dapat menggunakan Stadion Andi Mattalatta. Dan diharuskan menggunakan stadion lain yang sudah didaftarkan ke PT LIB atau stadion lainnya yang memenuhi persyaratan,” kata Sekretaris Klub PSM, Andi Widya Syadzwina, Selasa (3/7/2018).

Menurut Wina, pihak klub segera menindaklanjutinya dengan mencari stadion alternatif sebagai homebase.

“Sembari manajemen juga terus berupaya memenuhi standar lampu yang dipersyaratkan. Karena kami masih punya waktu hingga H-8 pertandingan kontra Bhayangkara FC. Selama ini manajemen juga terus berupaya dan berkomitmen untuk memenuhi standar itu,” kata Wina lagi.

Menjamu Bhayangkara FC adalah laga kandang terakhir PSM di putaran pertama Liga 1 2018. Sebelum menjamu juara bertahan liga itu, PSM melakoni dua laga tandang, melawan Persija Jakarta dan Bali United. Lalu, PSM akan tandang lagi ke markas PSMS Medan di pekan penutup putaran pertama.

Terpisah, Pelatih PSM Robert Alberts, condong memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, sebagai homebase alternatif menjamu Bhayangkara FC. Alasannya, agar tim tidak kemana-mana lagi setelah laga melawan Bali United.

“Karena sebelum melawan Bhayangkara FC, kami bertanding di Bali. Jadi stadion itu cocok untuk kami pilih menjamu Bhayangkara FC,” timpal Robert.