Trump Tebar Ancaman Perang Dagang dengan Indonesia

Editor : Aris Munandar
Presiden AS, Donald Trump (foto: Time.com)
Presiden AS, Donald Trump (foto: Time.com)

Online24, Makassar – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi peringatan ke Indonesia terkait dengan hubungan dagang. Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi mengatakan sejumlah perlakuan khusus kepada Indonesia akan dicabut.

Termasuk mengenakan tarif ke 124 produk asal Indonesia, seperti pada produk perikanan dan tekstil.

“Trump sudah kasih warning ke kita karena kita surplus, beberapa special treatment yang dia beri ke kita mau dia cabut, terutama untuk tekstil,” katanya dilansir CNBC Indonesia, Kamis (5/7/2018).

Dia menuturkan Trump saat ini berada di posisi yang bisa dibilang baik dalam menjadi Presiden AS. Sepanjang 2017, Indonesia menikmati surplus US$ 9,59 miliar atau sekitar Rp 134 triliun (kurs Rp 14.000).

“Kemarin saya ke AS, enggak ada yang mengerti Trump maunya apa. Pertumbuhan ekonomi AS tumbuh pesat 3,4%, ke depannya 3,8%. Karena ekonomi sangat pesat, apa pun yang dia lakukan tidak ada yang menentang, Partai Republik 90% mendukung dia,” jelas Sofjan.

Akibat ancaman ini sendiri, harga saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex pada perdagangan Jumat (6/7/2018) pagi ini terkoreksi.

Harga saham SRIL turun 3,73% ke level harga Rp 310/saham. Volume perdagangan saham SRIL tercatat mencapai 20,97 juta saham dengan nilai Rp 6,53 miliar dari frekuensi 979 kali.