Ilham Saputra: Kolom Kosong Menang Hanya Terjadi di Makassar

Editor : Muh. Idris

Online24,Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan hingga saat ini kemenangan kolom kosong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 hanya terjadi di Pemilihan Wali Kota Makassar. Sementara itu, 15 daerah lainnya yang hanya diikuti satu pasangan calon kepala daerah, kolom kosong dilaporkan mengalami kekalahan.
“Hingga saat ini, sementara ini kolom kosong hanya menang di Pilkada Kota Makassar” ujar Komisioner KPU Ilham Saputra dalam konferensi pers di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018).

Dengan kemenangan kotak kosong, menurut Ilham, Pilwalkot Kota Makassar akan diulang pada Pilkada Serentak di 2020. Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah, KPU mengembalikan teknis proses penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Nah bagaimana proses siapa yang memimpin Makassar dan sebagainya dalam peraturan perundangan disebutkan dihandle atau ditangani Kemendagri,” ucap Ilham.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) di pleno KPU Makassar, kolom kosong berhasil mengalahkan calon tunggal. Dari hasil rekapitulasi yang dibacakan oleh masing-masing PPK setiap kecamatan, 15 Kecamatan di Kota Makassar dimenangkan kolom Kosong dengan meraih 300.795 (53%) suara.

Sedangkan calon tunggal pasangan Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) meraih 264.245 (47%) suara. Appi-Cicu hanya menang suara di 3 Kecamatan. Sehingga Kolom kosong dinyatakan jauh mengungguli pasangan Appi-Cicu yang diusung oleh 10 partai besar di DPRD Makassar.

Sebagaimana dikutip dari Okezone.com, sebanyak 16 paslon kepala daerah-wakil kepala daerah melawan kolom kosong dalam Pilkada Serentak 2018.

Berdasarkan data terakhir secara resmi dari KPU, 16 daerah yang hanya punya satu paslon calon bupati-calon wakil bupati/calon wali kota-calon wakil wali kota terdapat di Kabupaten Deli Serdang (Sumatra Utara), Kabupaten Padang Lawas Utara (Sumatra Utara), Kota Prabumulih (Sumatra Selatan), Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Tangerang (Banten) dan Kota Tangerang (Banten).

Kemudian, paslon tunggal juga ada di Kabupaten Tapin (Kalimantan Selatan), Kabupaten Minahasa Tenggara (Sulawesi Utara), Kabupaten Bone (Sulawesi Selatan), Kabupaten Enrekang (Sulawesi Selatan), Kabupaten Mamasa (Sulawesi Barat), Kabupaten Memberamo Tengah (Papua), Kabupaten Puncak (Papua), Kabupaten Jayawijaya (Papua), dan Kota Makassar (Sulawesi Selatan).