Begini Awal Beredarnya Susu Kental Manis

Editor : Muh. Idris

Online24,Makassar – Kandungan gula yang tinggi dan iklan yang dianggap menyesatkan membuat susu kental manis (SKM) sedang menjadi isu hangat di Tanah Air dalam beberapa waktu belakangan.

SKM sendiri atau dalam bahasa Inggris disebut sweetened condensed milk adalah susu sapi yang kandungan airnya sudah dihilangkan dan diberi tambahan gula. Teksturnya sangat pekat dengan rasa yang manis sekali, dan saat dikemas dalam kaleng bisa bertahan selama bertahun-tahun tanpa disimpan di dalam lemari es, jika belum dibuka.

Di banyak negara, SKM digunakan sebagai topping atau bahan pembuat sejumlah hidangan penutup manis. Tapi, kira-kira kapan ya SKM pertama kali tercipta, dan bagaimana sejarahnya?

Dilansir dari Beverage History, Senin, 9 Juli 2018, susu mulai diproses sebagai solusi distribusi, karena susu segar seringkali sudah basi dan berubah menjadi asam ketika didistribusikan ke tempat yang jauh. Proses ini dilakukan agar susu menjadi lebih aman untuk dikonsumsi dan tahan lama.

Perlu diketahui, susu sebagian besar terdiri dari air dengan jumlah laktosa hanya sekitar 5 persen, serta lemak dan protein masing-masing 4 persen dari berat keseluruhannya. Hal ini menyebabkan kadar air dalam susu secara substansial bisa dikurangi dengan cara merebusnya dengan temperatur rendah di dalam vacuum (alat dengan ruang hampa).

Nah, cairan kental yang dihasilkan dari proses ini bisa disterilisasi untuk dibuat menjadi evaporated milk atau susu evaporasi, dan bisa juga dicampur dengan gula untuk dibuat menjadi SKM.

Memang Inggris punya paten untuk proses ‘kondensasi’ pada tahun 1835, tapi seorang pria Amerika Serikat, Gail Borden lah yang berhasil membuat konsentrat susu dengan penguapan dalam ruang hampa dan menjualnya dengan kemasan seperti produk susu biasa.