8 Anak yang Terjebak di Gua Berhasil Diselamatkan

Editor : Asri Muhammad
Petugas melakukan penyelamatan kepada korban yang terjebak di Gua, Thailand. (Foto:  via kumparan. REUTERS/Athit Perawongmetha)
Petugas melakukan penyelamatan kepada korban yang terjebak di Gua, Thailand. (Foto: via kumparan. REUTERS/Athit Perawongmetha)

Online24, Makassar – Tim penyelamatan internasional dan Thailand, berhasil mengeluarkan delapan anak yang terjebak di gua Tham Luang di Chiang Rai hingga Senin (9/7) kemarin.

Saat ini, masih ada empat anak dan seorang pelatih yang masih terjebak di dalam gua. Oleh tim, mereka akan segera dikeluarkan dalam waktu dekat ini.

Dilansir kumparan, upaya penyelamatan anggota tim sepakbola “Wild Boar” ini dihentikan sementara untuk tim penyelamat mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan, termasuk meletakkan tangki-tangki oksigen baru di jalur penyelaman.

Meski begitu, pihak tim penyelamat masih merahasiakan seluruh identitas anak yang telah berhasil dikeluarkan. Narongsak Osottanakorn, kepala tim penyelamat mengatakan identitas mereka yang selamat belum diungkapkan demi menjaga perasaan orang tua yang anak-anaknya masih terjebak di gua.

Para orang tua ke-12 anak-anak itu juga tidak memprotes keputusan Narongsak tersebut. Mereka semua berjanji tidak akan beranjak dari kamp penyelamat di mulut gua hingga semuanya berhasil diselamatkan.

Sementara itu, anak-anak yang telah dikeluarkan saat ini masih menjalani isolasi di rumah sakit terkait kondisi kesehatan mereka. Tim medis juga akan memastikan jika mereka tidak terjangkit penyakit menular.

“Kami tidak diberitahu anak mana yang telah dikeluarkan. Kami tidak bisa mengunjungi anak-anak kami di rumah sakit karena mereka harus dipantau selama 48 jam. Saya berharap berita baik,” kata Somboon Sompiangjai, 38, ayah salah satu anak tersebut, seperti dikutip dari kumparan.

Anak-anak itu terjebak di Tham Luang, Thailand sejak 23 Juni lalu, baru ditemukan tim penyelam asal Inggris lebih dari sepekan kemudian. Mereka tidak bisa dikeluarkan karena gua tersebut dibanjiri air. Curah hujan yang tinggi membuat tim harus berburu dengan waktu untuk segera mengeluarkan anak-anak tersebut.