Terbukti Bersalah, Mantan Bupati Takalar Divonis 3 Tahun Penjara

Editor : M N Ubay
Burhanuddin Baharuddin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Makassar.
Burhanuddin Baharuddin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Makassar.

Online24, Makassar – Mantan Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin yang juga merupakan terdakwa kasus dugaan penjualan lahan negara divonis hukuman penjara selama 3 tahun 8 bulan. Vonis tersebut jauh lebih rendah daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni hukuman penjara selama 5,6 tahun. Denda Rp1 miliar, subsidaer 3 bulan kurungan.

Ketua majelis hakim, Yuli Efendi mengatakan Bur terbukti melanggar pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP

Bur dinyatakan bersalah usai majelis hakim menimbang bahwa pencabutan SK Gubernur yang kini telah diputuskan di Pengadilan Tinggi, masih belum bersifat final.

Karena hingga saat ini SK tersebut maaih berada di tahap Kasasi Mahkamah Agung. Selain itu majelis hakim juga menganggap bahwa Bur mengetahui secara pasti bahwa lahan transmigrasi itu merupakan pencadangan tanah.

“Memutuskan terdakwa dengan hukuman 3 tahun 8 bulan dan denda Rp500 juta, dengan hukuman 3 bulan kurungan apabila denda tidak dibayar,”kata Yuli Effendi.

Adapun hal yang meringankan terdakwa. Yakni terdakwa selalu kooperatif, bersikap sopan dan tidak pernah dihukum sebelumnya. Sehingga hukuman yang diberikan lebih ringan dibanding tuntutan hukuman yang diberikan jaksa penuntut sebelumnya.