12 Anak Thailand dan Pelatihnya Batal Hadiri Final Piala Dunia 2018

Editor : Asri Muhammad
Piala Dunia 2018. Foto: fifa.com
Piala Dunia 2018. Foto: fifa.com

Online24, Makassar – Tim penyelamat berhasil mengeluarkan 12 anak dan pelatihnya yang terjabak di Gua Tham Luang, Chiang Rai, Thailand. Sejumlah pihak pun telah mengundang mereka untuk menghadiri berbagai acara, salah satunya FIFA yang telah meminta mereka untuk menghadiri partai final Piala Dunia 2018.

Namun, mereka dipastikan tidak dapat menghadiri undangan Presiden FIFA Gianni Infantino tersebut. Faktor kesehatan menjadi kendala ke-12 dan pelatihnya itu, tidak dapat hadiri di Moskow.

Menurut pernyataan yang diumumkan FIFA pada Selasa (10/7), para anggota tim sepak bola ‘Babi Liar’ itu tak bisa datang ke Moskow sesuai undangan dari Presiden FIFA Gianni Infantino.

“Kami telah diinformasikan oleh Asosiasi Sepak Bola Thailand bahwa karena alasan medis, anak-anak itu tak bisa terbang ke Moskow untuk pertandingan final Piala Dunia,” kata FIFA, dikutip dari Reuters.

Dilansir dari Kumparan, organisasi sepak bola dunia tersebut tetap berencana mengundang ke-12 anak itu ke acara FIFA lainnya. “Prioritas kami adalah pemulihan mereka, dan kami akan mencari kesempatan lain untuk mengundang anak-anak ke acara FIFA dalam momen persatuan dan perayaan,” lanjutnya.

Lebih lanjut FIFA menyebut akan mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Sepak Bola Thailand di Moskow pada Minggu (15/7) atau sekitar hari pertandingan final Piala Dunia 2018.

Sebelumnya Infantino berharap 12 pemain tim sepak bola ‘Babi Liar’ itu bisa datang ke Moskow saat laga Final Piala Dunia 2018 digelar.

“Bila mereka dapat kembali ke keluarganya di waktu yang tepat sebelum final, dan kesehatan mereka memungkinkan untuk bepergian, maka FIFA dengan senang hati mengundang mereka untuk hadir di final Piala Dunia,” tulis Infantino dalam surat untuk ketua Asosiasi Sepak Bola Thailand.

“Saya sungguh berharap mereka bisa bergabung dengan kami di pertandingan final, yang pastinya jadi momen persatuan dan perayaan,” lanjutnya.

Undangan Infantino itu didukung oleh warganet dan mengatakan bahwa anak-anak itu berhak mendapatkan trofi Piala Dunia karena berhasil bertahan dalam kondisinya yang sulit.