Bali United Masih Terlalu Perkasa Bagi PSM

Editor : Aris Munandar
Pluim Berusaha mengamankan bola dari pemai Bali United
Pluim Berusaha mengamankan bola dari pemai Bali United

Online24, Gianyar – Misi PSM Makassar membalas dua kekalahan di musim lalu melawan Bali United gagal. Bermain di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (11/7/2008), tim Juku Eja kembali menelan kekalahan 0-2 dari lawannya.

Laskar Serdadu Tridatu langsung tancap gas di menit-menit awal. Laga baru berjalan 5 menit, Illja Spasojevic sudah berhasil membobol gawang PSM kawalan Syaiful melalui sundulannya memaksimalkan sepak pojok Stefano Lilipaly.

Memasuki menit 17, Bali United nyaris saja menggandakan keunggulannya. Hanya saja tendangan keras Stefano Lilipaly masih membentur tiang gawang.

Sementara PSM kesulitan mengembangkan permainan. Sang playmaker Wiljan Pluim yang kembali dimainkan usai terlepas dari sanksi akumulasi kartu, tak begitu terlihat kontribusinya.

Pengawalan ketat disertai tekel-tekel keras yang diterapkan Bali United jadi penyebabnya. Itu terbukti dengan dikeluarkannya dua kartu kuning untuk M Taufik dan Dallen Ramadhan karena melanggar Pluim.

Memasuki babak kedua, PSM tampil menguasai jalannya laga. Guna menambah daya gedor, juru taktik Robert Rene Alberts memasukkan M Rahmat menggantikan Saldy. Mereka mengurung Bali United yang mengandalkan serangan balik.

Kendati demikian, Bali United tampil lebih efektif ketika memegang bola. Pada menit 52, sontekan Spasojevic setelah lolos dari jebakan offside, kembali berhasil diblok Syaiful.

Sementara PSM baru mendapat peluang berarti melalui sundulan Djite pada menit 69, memaksimalkan umpan silang Reva Adi Utama. Namum Wawan Hendrawan tampil sigap memblok bola yang meluncur ke sudut kanan bawah.

PSM kembali memasukkan penyerangnya demi mengejar ketertinggalan. Ferdinand Sinaga masuk menggantikan Bruce Djite pada menit 78, di saat bersamaan Melvin Platje menjalani debutnya bersama Bali United mengganti Spasojevic.

Lima menit kemudian, peluang didapatkan Ferdinand. Sayangnya, umpan sundulan Wiljan Pluim di mulut gawang tak mampu dijangkau Ferdinand.

Asyik menyerang membuat pemain bertahan PSM yang naik hingga ke garis tengah lapangan dihukum serangan balik cepat Bali United pada menit 87. Hasyim Kipuw kehilangan bola di depan kotak penalti dan oleh Nick Vander Velden langsung di kirim ke area pertahanan PSM.

Stefano Lilipaly yang berlari sendirian dari tengah lapangan kemudian mengecoh Syaiful lalu mencocor bola ke gawang kosong. Bali United unggul 2-0.

Pada masa tambahan waktu, Bali United nyaris saja unggul jauh dari tim tamu. Hanya saja tendangan bebas Fadil Sausu masih menemui tiang gawang. Hingga laga usai, skor 2-0 untuk keunggulan Bali United tidak berubah.

Dengan kemenangan ini, Bali United berhasil keluar dari zona degradasi. Dengan koleksi 20 poin, tim besutan Widodo C Putro kini menduduki posisi 9 klasemen sementara.

Sementara PSM tertahan di peringkat kedua dengan 25 poin. Mereka gagal menggusur Barito Putera (27 poin) yang meraih hasil imbang 0-0 saat menjamu Arema FC.

Selain itu, mereka juga mewujudkan misi revans setelah ditaklukkan dua kali musim lalu di Liga 1. Masing-masing kalah 0-3 di Gianyar dan bertekuk lutut 0-1 di Stadion Andi Mattalatta.

Susunan Pemain:

Bali United
Wawan Hendrawan; Ahn Byung-Keon, Dellan Ramdahn, Dias Angga Putra, Rizky Fajrin, Sukadana, Nick Van Der Valden, M Taufik, Inyoman Sukarja, Spasojevic, Stevano Lilipaly.

Cadangan: I Made Wardana, Falsianus Junius, Ahmad Agung, Fadil, Yabes Roni, Yandi Sofyan.

PSM Makassar
Syaiful; Adbul Rahman, Stiven Paulle, Reva Adi Utama, Hasyim Kipuw, Marc Anthony Klok, Rizky Pellu, Willem Jan Pluim, Saldi, Bruce Djite, Guy Junior

Cadangan
Shahar Ginanjar, Fauzan Jamal, Zulkifli Syukur, Rasyid Bakri, Zulham Zamrun, Ferdinand Sinaga, M Rahmat