LG Gandeng Triton Internasional Tawarkan Laundry Berkonsep Digital

Editor : M N Ubay

Online24, Makassar – Memasuki paruh kedua tahun ini, PT. LG Electronics Indonesia (LG) memperlebar bentang bisnis produk elektroniknya di Indonesia. Memuluskan langkah bisnis ini, LG membangun kemitraan strategis dengan PT. Triton Internasional yang telah dikenal sebagai distributor mesin cuci komersial di Indonesia.

Kedua perusahaan ini berkolaborasi melalui merek usaha laundry Netto Laundromart.

“Lebih dari sekedar menjadi alternatif bagi mesin cuci komersial di Indonesia. Namun lebih dari itu, membawa serta peluang wirausaha laundry digital dengan keterhubungan antara pemilik usaha dan konsumennya,” ujar Andry Siswandi, Branch Manager PT. LG Electronics Indonesia.

Terkait langkah bisnis LG ini, Andry menyatakan, hal ini tak lepas dari potensi kebutuhan dari perkembangan masyarakat terutama di kota-kota besar. Semakin bertumbuhnya hunian vertikal dan tingginya mobilitas masyarakat, menurutnya, membuat bisnis layanan penatu atau laundry terus bertumbuh di Indonesia. Hanya saja, banyak jasa layanan laundry ini masih menggunakan mesin cuci yang sebenarnya didesain dengan tingkat kekuatan khusus penggunaan skala rumah tangga (end user).

Sementara di sisi lain, mesin cuci untuk kebutuhan komersial di Indonesia saat ini masih didominasi merek yang masuk melalui distributor. Di sisi pengguna, hal ini memberi kesulitan pada layanan purna jualnya. Pasalnya, pihak distributor pun bertindak menjadi perantara bagi pengguna untuk mendapatkan layanan ini. “Berbeda halnya dengan LG, layanan purna jual termasuk mesin cuci komersial ini, akan ditangani langsung oleh LG,” ujar Andry lagi.

Tak hanya itu, Andry menyatakan mesin cuci dan mesin pengering pakaian LG bagi kepentingan usaha inipun dibuat dengan beberapa kelebihan. Termasuk di dalamnya, penggunaan teknologi Inverter Direct Drive motor yang memastikan proses kerjanya berjalan dengan teknologi hemat listrik.

Sementara, bicara lebih dalam terkait konsep wirausaha laundry digital, LG menyatakan optimis akan mendapat respon baik dari para calon wirausahawan laundry. Pasalnya konsep bisnisnya ini menitikberatkan pada penciptaan fleksibilitas waktu lebih baik bagi pemilik usaha dalam hal manajemen operasional usaha laundry miliknya.

Hal ini terkait dengan kelengkapan fasilitas yang saling menghubungkan antara pemilik, mesin cuci dan pelanggan melalui unduhan aplikasi khusus di smartphone. Aplikasi ini memberikan informasi pada pemilik usaha terkait penggunaan mesin, arus penghasilan, hingga kunjungan kembali pelanggan.

Informasi arus penghasilan dan kunjungan kembali pelanggan sendiri memungkinkan untuk didapat karena perbedaan cara transaksi pada konsep bisnis laundry digital ini. Tak seperti halnya dengan kebanyakan laundry yang masih mengandalkan transaksi dengan uang langsung, transaksi laundry digital ini menggunakan kartu khusus yang bertindak seperti layaknya uang elektronik.

Tak hanya bagi kepentingan pemilik usaha, konsep bisnis laundry digital ini pun didesain dengan memberi manfaat bagi konsumennya. Hal ini karena paket usaha ini menggabungkan layanan jasa cuci pakaian dengan kenyamanan penggunanya. Kenyamanan yang disajikan termasuk keberadaan ruang tunggu yang nyaman, TV, ketersediaan makanan atau minuman ringan dan konektivitas WiFi.

Konsep laundry digital dan self service ini sendiri akan diaplikasikan pertama kali melalui gerai Netto Laundromart yang dibuka di Apartemen Kalibata City Tower R, Jakarta.

Kini, Netto Laundromart bersiap untuk membuka laundry digital di 10 outlet di kota Makassar dalam upayanya melayani konsumen yang lebih banyak lagi. Di tempat tersebut, laundry digital ini siap untuk melayani total 1,200 konsumen perharinya dengan dukungan sebanyak 8 mesin cuci dan 8 pengering (dryer) dimasing-masing outletnya.

Terkait dengan kemitraan ini, Kevin Nathaniel selaku Direktur PT. Triton Internasional memgatakan hal ini merupakan kemitraan strategis diantara dua perusahaan dengan pengalaman panjang dan reputasi yang baik dalam industrinya.

“Kepercayaan tinggi dari masyarakat lintas generasi ini akan menjadi modal kuat bagi suksesnya peluang bisnis laundry digital ini,” ujarnya lagi.

Tak sekedar optimis, pihaknya bahkan menyatakan secara simultan akan terus menambah jumlah gerai Netto Laundromart ini di berbagai kota di Indonesia. Surabaya dan Bandung menjadi kota selanjutnya yang menjadi destinasi ekspansi utama di pulau Jawa.

Lebih jauh dari itu, Kevin menyatakan telah berancang-ancang untuk membuka lebih dari 30 gerai Netto Laundromart yang bakal tersebar di berbagai daerah di Indonesia selama setahun ini.