Jika sinyal Wapres Jokowi dari Indonesia Timur? Tulisan ke 3. Tentang Abraham Samad

Editor : AS

Online24, Makassar – Presiden Jokowi diperkirakan akan mengumumkan calon wakilnya pada Agustus  2018 mendatang. “Sudah ada, sisa menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya” ungkap Presiden Jokowi. Usai Jokowi menyampaikan hal itu, Megawati Sukarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan membalasnya bahwa pengumuman calon wapres Jokowi akan menunggu momentum yang tepat dan dalam kondisi cuaca yang cerah. “Secercah cahaya ketika matahari terbit dari timur”.  Kata Megawati. 

Kalimat dari Timur itu kemudian diartikan oleh beberapa pengamat bahwa cawapres Jokowi akan berasal dari Timur Indonesia, seperti pendamping Jokowi selama satu periode ini, Jusuf Kalla. 

Online24jam mencoba mendata satu persatu tokoh yang berasal dari Timur Indonesia.  Tulisan ketiga mengulas kehadiran Abraham Samad, mantan ketua KPK Sebagai salah satu tokoh asal Sulawesi Selatan yang telah mengisi panggung nasional.

Abraham Samad mulai memasuki gelanggang nasional saat terpilih sebagai ketua KPK pada tahun 2011. Lolosnya Abraham ini, setelah dua kali sebelumnya mengikuti seleksi anggota KPK. Abraham pernah pula mengikuti caleg DPD.  Sepanjang menetap di Makassar,  Abraham gencar mengkampanyekan anti korupsi. Ia bersama teman temannya lalu membentuk LSM yang ia namai Anti Corruption Commite (ACC). Melalui ACC ini Abraham mengumpulkan aktivis anti korupsi. Lalu 2011, bersama koalisi masyarakat anti korupsi, Kopel dan YLBHI mendorong Abraham ke KPK dan akhirnya terpilih sebagai ketua KPK.  Sepak terjang Abraham di KPK sudah tak terhitung lagi. Ia memenjarakan para koruptor dan membongkar skandal korupsi di tanah air. 

Lewat  gerakannya tanpa tedeng aling aling itu, Abraham sempat digadang gadang menjadi Cawapres Jokowi tahun 2014.  Berbagai pertemuan telah berlangsung untuk mengantar paket Jokowi-Abraham 2014. Namun kemudian, Jokowi dan partai pendukung memilih  Jusuf Kalla.  

Abraham Samad pada tanggal 7 Mei 2018 mendekralasikan dirinya untuk maju sebagai calon presiden. Dihadiri ribuan warga Makassar, meski belum ada partai pendukung namun Abraham  Samad tetap melenggang maju. Berbagai cara telah ia lakukan seperti menjalin komunikasi degan pimpinan partai. 

Latar belakang pendidikan Abraham Samad dituntaskan melalui Universihas Hasanuddin. Sarjana (Strata 1/S1), Magister (Strata2/S2), dan Doktoral (Strata 3/S3) di bidang hukum di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.  Gelar Doktor diraihnya pada tahun 2010. Tesisnya mengambil tema tentang pemberantasan korupsi, yaitu mengupas penanganan kasus korupsi di pengadilan negeri dengan pengadilan khusus.