Dewan Makassar Minta Pengusaha Tak Seenaknya Tetapkan Tarif Parkir

Editor : Andhika BD
Iqbal Djalil, Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar
Iqbal Djalil, Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar

Online24, Makassar – Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, HM Iqbal Abdul Djalil, menegaskan, urusan perparkiran di Makassar diatur oleh Perusahaan Daerah (PD) Parkir Pemkot Makassar.

Karena itu, kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Makassar itu meminta PD Parkir Makassar turun langsung memantau perusahaan-perusahaan yang seenaknya menentukan tarif parkir di Makassar.

“Urusan parkir itu urusan PD Parkir. Jangan sampai ada perusahaan atau apapun namanya membuat tarif parkir seenaknya saja. Dia harus komunikasi dengan PD Parkir sehingga semuanya bisa jelas,” buka Ije, Kamis (12/7/2018).

Kalaupun ada perusahaan yang menaikkan tarif parkir diatas standar pemerintah, Ije sapaannya, itu harus dikomunikasikan dengan pihak PD Parkir Makassar sehingga jelas pemasukannya ke pemerintah kota.

“Jangan sampai ada perusahaan yang merasa mentang-mentang mewah kemudian seenaknya menaikkan tarif, oh jangan. Karena itu tidak ada keseragaman. Kalau ada, ini perlu menjadi perhatian PD parkir untuk mengevaluasi dan melihat semua titik-titik parkir, karena jangan sampai tidak ada keseragaman,” tegas Ije.

Ustad Ije memgakui pihaknya belum membahas terkait tarif parkir. Menurutnya, dewan baru sebatas membahas tarif parkir smart parkir atau parkir online.

“Betul belum dibahas berapa standar parkir di Makassar, tapi PD Parkir sudah mengatur itu. Kemarin kita hanya bahas smart parkir dan itu belum maksimal karena baru beberapa titik dilaksanakan,” ujar Ije.

“Kalau memang Hupperhils tarifnya Rp 5.000 itu harus terkoordinasikan dengan PD parkir, jangan mau-maunya saja dia menetapkan tarif,” geram Ije.(*)