Pendaftar Mahasiswa Baru UMI Meningkat 25 Persen, Kuota Kedokteran Ditambah

Editor : Aris Munandar
Ketua Panitia Penerimaan Maba UMI, Prof Syahnur Said (kanan) dan Rektor UMI Prof Basri Modding  (tengah) memantau pelaksaan tes CBT camaba UMI tahun 2018.
Ketua Panitia Penerimaan Maba UMI, Prof Syahnur Said (kanan) dan Rektor UMI Prof Basri Modding (tengah) memantau pelaksaan tes CBT camaba UMI tahun 2018.

Online24, Makassar – Calon mahasiswa baru (camaba) tahun 2018 yang mendaftar di Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengalami peningkatan 25 persen. Sebanyak 9987 pendaftar mengikuti tes di perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia Timur ini, Sabtu (14/7/2018) pagi tadi.

“Pendaftar tahun ini meningkat 25 persen. Kita menggunakan 183 ruangan yang tersebar pada 121 fakultas dan melibatkan 350 orang pengawas untuk tes seleksi masuk hari ini,” kata Ketua Panitia Penerimaaan Mahasiswa Baru UMI,┬áProf Syahnur Said saat Rapat Senat.

Syahnur menjelaskan jika tes berlangsung hanya sehari dan pengumuman disampaikan pada 21 Juli mendatang. Terkecuali bagi pendaftar di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UMI.

“Setelah pengumuman, pendaftaran ulang bagi yang lulus dibuka mulai tanggal 23 hingga tanggal 25. Untuk tes tahap kedua bagi yang memilih Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi digelar dua hair, 26 dan 27 Juli,” tambahnya.

Tes pertama bagi pendaftar di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UMI berbeda dari fakultas lainnya. Tes tahap pertama menggunakan tes Computer Based Test (CBT) untuk menghindari penggunaan jasa joki.

“Dua tahun lalu memang kita kecolongan ada joki. Makanya model tesnya kita perbaiki dan mulai tahun lalu kita gunakan CBT. Sebelum masuk ruangan pun mereka kita geledah di ruang khusus untuk memastikan tidak ada kecurangan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Muh Mokhtar Noer Jaya menjanjikan jika kuota mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran UMI akan ditambah. Hal ini dikarenakan fasilitas sudah lengkap dan juga dosen sudah cukup.

“Secara keseluruhan kita akan menerima 4500 mahasiswa baru. Untuk Kedok kita terima 300 orang dari sebelumnya 179,” ucapnya.