Ini Tiga Jalur Beasiswa Kuliah Kedokteran di UIN Alauddin

Editor : Andhika Bd
WR III UIN Alauddin, Prof. Siti Aisyah
WR III UIN Alauddin, Prof. Siti Aisyah

Online24, Makassar – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menerima mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan tahun 2018. Sebanyak 50 kuota disiapkan tahun ini melalui tiga jalur tes masuk.

Jalur SNMPTN jadi pintu pertama dengan jumlah kuota 15 kursi. Disusul jalur SBMPTN dengan 25 kursi dan terakhir melalui jalur mandiri atau Ujian Masuk Mandiri (UMM) dengan kuota 10 kursi. Tes masuk UMM sendiri baru saja digelar UIN Alauddin, Minggu (15/7/2018) kemarin.

Wakil Rekor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Siti Aisyah mengatakan UIN Alauddin menyiapkan tiga jalur beasiswa bagi mahasiswa Pendidikan Dokter tahun ini untuk memudahkan mahasiswa dari segi biaya.

“Jalur pertama adalah jalur afirmasi geografis. Kita bekerja sama dengan pemerintah daerah mahasiswa bersangkutan. Ada MoU dari bupati atau walikota untuk menanggung biaya pendidikan mereka. Mahasiswa bisa mengajukan beasiswa ini dengan mendapatkan rekomendasi dari pemda mereka,” paparnya saat menggelar jumpa pers.

Adapun jalur beasiswa kedua yakni jalur afirmasi ekonomi. “Misalnya ada anak pemulung yang bagus otaknya. Jika lulus tes masuk, mereka kita beri beasiswa hingga hanya membayar SPP per semester Rp400 ribu sesuai aturan UKT/BKT kategori terendah,” lanjutnya.

Terakhir, jalur afirmasi hafidz atau penghafal Alquran. Berbeda dengan jurusan lainnya, bagi mahasiswa baru Pendidikan Dokter harus memenuhi syarat menghafal 30 Juz jika ingin mendapatkan beasiswa ini.

“Terkait penghafal Alquran, mereka adalah prioritas universitas. Kecuali prodi Pendidikan Dokter harus menghafal 30 Juz. Untuk 53 prodi lainnya, 5-10 juz bebas SPP dua semester. 11-20 juz empat semester, 21-29 juz enam semester dan 30 juz bebas SPP hingga selesai,” tambahnya.