Komplotan Curanmor Ditangkap Polisi Saat Pesta Narkoba

Reporter :
Editor : Andhika Bd

Online24, Sungguminasa– Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil ditangkap Tim Anti Bandit Polres Gowa. Komplotan yang kerap beraksi di wilayah Kabupaten Gowa ini beranggotakan tiga orang.

Ketiga pelaku yang berhasil diringkus adalah Sofyan (25), Tamrin (25) dan FE (18). Mereka  berhasil ditangkap saat pesta narkoba di salah satu rumah yang terletak di kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada  Jumat (13/7/2018) lalu.

“Saat penangkapan terhadap pelaku mereka tengah asik berpesta sabu,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Donna Briadi dalam konfrensi pers di Mapolres Gowa, Selasa (17/7/2018).

Donna mengatakan proses penangkapan sempat diwarnai aksi perlawanan oleh para pelaku. Sehingga polisi memberikan tindakan tegas untuk melumpuhkan.

“Pelaku Sofyan dan Tamrin dibawa untuk penunjukan barang bukti, di wilayah Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa. Namun, mereka melakukan perlawanan dengan cara merampas senjata petugas, terhadap pelaku akhirnya dilakukan tindakan tegas, kemudian membawa pelaku ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis,” terangnya.

Sejauh ini, lanjut Donna, pelaku Tamrin merupakan residivis kasus curanmor hasil ungkap Polsek Tamalanrea Makassar. Sedangkan FE merupakan buronan dengan kasus yang sama.

“Kita juga masih melakukan pengejaran terhadap seorang perempuan inisial AN yang diduga sebagai penadah motor curian,” ucapnya.

Dari tangan ketiga pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti diantaranya satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna merah, satu unit sepeda motor merk Yamaha Fino warna ungu, satu unit motor Yamaha Mio J warna biru putih, dua mata kunci Leter T, satu stan kunci Leter T, sebilah badik, empat unit telepon genggam, bong alat isap sabu, pirex kaca, tiga sachet bening bekas sabu, gunting, enam korek gas dab uang tunai sebesar Rp 150 ribu.

“Terhadap pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tutupnya.

[fbcomments]